Postingan

Menampilkan postingan dengan label Madina

Polemik Token Listrik Pasar Baru Panyabungan Melebar, Sudah Diperiksa Inspektorat Tapi Disebut Masih Berjalan? Publik Pertanyakan Pengawasan Pemda

Gambar
Mandailing Natal, Kabartujuhsatu.news , Polemik dugaan praktik penjualan token listrik di lingkungan Pasar Baru Panyabungan kembali mencuat dan memicu sorotan publik. Persoalan ini kini tidak hanya dipandang sebagai dugaan penyimpangan teknis semata, tetapi juga menyentuh efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dugaan praktik tersebut sebenarnya telah lebih dulu diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal melalui Laporan Hasil Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (LHP-DTT) Nomor: 128/LHP/DTT/INSP/2025 tertanggal 26 September 2025. Pemeriksaan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang masuk sejak Agustus 2025. Dalam mekanisme administrasi pemerintahan, setiap hasil pemeriksaan Inspektorat seharusnya memuat rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Rekomendasi tersebut biasanya mencakup perbaikan sistem, pengembalian kerugian, hingga sanksi administratif apabila ditemukan pelanggaran. Namun yang m...

HEBOH! Musdes Hutabangun Jae Digelar Mendadak, Warga Mengaku “Tak Diberi Kesempatan”, Transparansi Desa Dipertanyakan

Gambar
Mandailing Natal, Kabartujuhsatu.news , Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, mendadak menjadi sorotan publik. Bukan tanpa alasan, forum penting yang seharusnya menjadi wadah aspirasi masyarakat itu disebut digelar secara tiba-tiba dengan pengumuman hanya berselang sekitar 30 menit sebelum kegiatan dimulai. Situasi ini memicu kekecewaan warga yang merasa tidak mendapat kesempatan cukup untuk hadir dan menyampaikan pendapat. Apalagi, Musdes dilaksanakan pada Jumat pagi, waktu di mana sebagian besar masyarakat tengah beraktivitas di sawah dan kebun. Informasi pelaksanaan Musdes disebut baru diumumkan melalui pengeras suara masjid sekitar pukul 08.30 WIB. Sementara itu, kegiatan sudah dimulai pada pukul 09.00 WIB. Pola ini dinilai membuat banyak warga tidak sempat menghadiri forum yang membahas rencana penting Desa tersebut. Seorang warga berinisial REN mengungkapkan bahwa pengumuman mendadak itu membuat masyarakat kesulitan untuk ber...

Bungkam Saat Dikonfirmasi, Oknum BPD Desa Aek Nabara Disorot! Isu Tambang Emas Ilegal dan Dugaan Konflik Keluarga Bikin Warga Bertanya-tanya

Gambar
Mandailing Natal, Kabartujuhsatu.news , Polemik dugaan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Aek Nabara, Kecamatan Batang Natal, kembali memanas. Kali ini, sorotan publik mengarah pada sikap bungkam salah satu oknum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas tambang ilegal yang diduga masih berlangsung di wilayah tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan berbagai pihak hingga kini belum mendapatkan tanggapan. Sikap diam tersebut justru memicu spekulasi di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai, ketidakjelasan ini memperkuat dugaan adanya keterlibatan atau setidaknya pembiaran terhadap aktivitas yang dinilai merugikan lingkungan dan masyarakat. Bendahara Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina), Ahmad Dana, menyebut sikap tidak kooperatif tersebut berpotensi memperburuk kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Menurutnya, ruang klarifikasi yang tidak dimanfaatkan akan memunculkan berbagai persepsi negatif. ...

HEBOH! Aksi di Kejaksaan Agung Bongkar Dugaan “Uang Keamanan” Lintas Dinas, Nama Pejabat Daerah Ikut Terseret

Gambar
Jakarta, Kabartujuhsatu.news , Gelombang tekanan publik terhadap aparat penegak hukum kembali memanas. Kali ini, puluhan massa yang mengatasnamakan Kongres Milenial Indonesia (KMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI, Jumat (24/4/2026). Mereka membawa tuntutan tegas: usut dugaan praktik pungutan liar berkedok “uang keamanan” yang disebut-sebut terjadi lintas dinas di Kabupaten Mandailing Natal. Aksi ini sontak menarik perhatian karena bukan hanya menyoroti dugaan pungutan liar biasa, melainkan skema yang disebut terstruktur dan melibatkan aliran dana antar organisasi perangkat daerah. Massa menilai praktik tersebut berpotensi merusak integritas pemerintahan daerah serta menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Koordinator aksi, Syahrul Rambe, dalam orasinya menyampaikan bahwa isu tersebut tidak boleh dianggap remeh. Ia menegaskan bahwa dugaan praktik tersebut memiliki pola yang dinilai sistematis dan perlu ditelusuri secara menyeluruh. Menu...

Video Excavator Diduga untuk PETI di Kotanopan Viral, FMBKI Desak Aparat Tangkap Aktor Utama

Gambar
Mandailing Natal, Kabartujuhsatu.news , Beredarnya video yang memperlihatkan aktivitas pengangkutan alat berat berupa excavator yang diduga digunakan untuk kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan kembali memicu perhatian publik. Video tersebut beredar luas di media sosial dan memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan serta penegakan hukum terhadap praktik tambang ilegal di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Dalam video yang beredar, terlihat sebuah alat berat jenis excavator diangkut menuju lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas ilegal. Kemunculan video ini pun langsung memantik reaksi dari berbagai kalangan, termasuk organisasi mahasiswa yang menyoroti maraknya aktivitas PETI di wilayah tersebut. Forum Mahasiswa Bhinneka Karsa Indonesia (FMBKI) secara terbuka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penindakan tegas terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas tambang ilegal tersebut. D...

Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan Mandailing Natal TA 2025 Menguat, LMP Desak Evaluasi Kajari dan Copot Pejabat Terkait

Gambar
Mandailing Natal, Kabartujuhsatu.news , Dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2025 semakin menjadi sorotan publik. Kasus yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pejabat di internal instansi tersebut kini memicu gelombang desakan dari organisasi masyarakat dan mahasiswa agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan. Desakan keras datang dari Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Mandailing Natal melalui ketuanya, Andris Sumarlin. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya sekadar kasus hukum semata, tetapi telah menyentuh persoalan moral dan integritas penyelenggara pemerintahan di bidang pendidikan. “Jika anggaran pendidikan digerogoti, berarti masa depan generasi bangsa sedang dirampas oleh mereka yang seharusnya melindungi pendidikan,” tegas Andris, Selasa (03/03/2026). Dalam pernyataannya, Andris mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), DR. Harli Siregar, S.H., M.Hum., untuk mengevalua...

Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator PETI di Mandailing Natal, Warga Desak Penindakan Menyeluruh

Gambar
Mandailing Natal, Sumut, Kabartujuhsatu.news , Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) pada Senin (2/3/2026) berhasil mengamankan 2 unit ekskavator yang digunakan untuk pertambangan emas ilegal atau PETI di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Penindakan ini mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh lokal, namun tetap memunculkan kritik terkait dugaan praktik tebang pilih dalam penegakan hukum. Ketua Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali Nasution, menyoroti bahwa penindakan Polda Sumut belum menyasar semua titik pertambangan ilegal di Mandailing Natal. Menurutnya, sejumlah lokasi masih aktif dengan puluhan unit alat berat. Di antaranya: Muara Batang Gadis: ±40 ekskavator Lingga Bayu: ±30 ekskavator Batang Natal: ±40 ekskavator Ranto Baek: ±10 ekskavator Kotanopan: ±20 ekskavator Ulu Pungkut: ±5 ekskavator “Beberapa titik pertambangan ini bahkan diduga langsung dipayungi aparat, termasuk kepolisian dan TNI,” ujar Tan Gozali. Ia menambahkan, sebagian hasil tambang ...

391 Jamaah Haji Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang Berangkat dari Madinah Menuju Makkah untuk Melanjutkan Ibadah Haji

Gambar
Madina, Kabartujuhsatu.news , Sebanyak 391 jamaah haji Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang (UPG) dengan penuh haru dan khidmat berangkat dari Madinah Al-Munawwarah menuju Tanah Haram, Makkah Al-Mukarramah, dalam rangka melanjutkan ibadah haji. Selasa (13/5/2025). Jamaah yang berasal dari Kabupaten Soppeng dan Gowa ini menggunakan 10 armada bus menuju Miqat Bir Ali (Dzul Hulaifah) sebagai titik awal mengenakan pakaian ihram dan memulai rangkaian ibadah umrah wajib. Kloter 6 terdiri dari 2 jamaah syarikah BTG dan 389 jamaah syarikah RKN, dengan mayoritas memilih manasik Haji Tamattu', sedangkan sebagian kecil menjalankan Haji Ifrad. Dalam balutan ihram putih, para jamaah mengikrarkan niat ihram sebagai simbol kesucian dan ketundukan kepada Allah SWT. Ketua Kloter 6, Wardiah, menyatakan rasa syukur atas kelancaran keberangkatan dan kondisi sehat para jamaah. "Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan bersemangat, "Kami terus menjaga kebersamaan dan kekhusyukan...

Rangkaian Ibadah Haji Berlanjut: 275 Jamaah Soppeng Bersiap ke Makkah

Gambar
Madinah, Kabartujuhsatu.news , Sebanyak 275 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 dijadwalkan berangkat dari Madinah menuju Makkah pada Selasa, 13 Mei 2025, pukul 07.00 waktu setempat. Keberangkatan ini menandai kelanjutan rangkaian ibadah haji yang tengah dijalankan para jamaah. Kasi Haji Kemenag Kabupaten Soppeng, Dr H. Musriadi, S. Ag, MH menyampaikan informasi tersebut kepada media pada Senin, 12 Mei 2025. Ia menambahkan bahwa para jamaah baru saja melaksanakan shalat magrib berjamaah di Raudhah, sebuah tempat suci yang sangat didambakan oleh setiap jamaah haji. “JCH Soppeng baru saja menyelesaikan shalat magrib berjamaah di Raudhah, dan besok semua jamaah akan bertolak ke Makkah,” ujarnya. H. Musriadi juga memastikan kondisi kesehatan seluruh jamaah dalam keadaan prima dan siap melanjutkan ibadah di Makkah. Kepastian ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Soppeng yang menantikan...

Ketua DPRD Madina Beri Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Gunungtua Iparbondar

Gambar
Mandailing Natal, Kabartujuhsatu.news , Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Erwin Efendi Lubis, memberikan bantuan senilai Rp10 juta kepada korban kebakaran di Desa Gunungtua Iparbondar.  Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak serta membantu mengganti kerugian korban yang kehilangan harta benda dalam musibah tersebut. Dalam penyerahan bantuan, Erwin menyampaikan pesan motivasi kepada korban.  "Semoga kita yang terkena musibah bisa menghadapinya dengan penuh kesabaran dan keistiqomahan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban di tengah ujian menjelang Idul Fitri ini," ujar Erwin. Ketua DPRD Madina tersebut juga menyampaikan harapannya untuk masa depan yang lebih baik. "Kita semua berharap ke depan kondisi akan semakin membaik dan semua bisa berjalan dengan lancar," tambahnya. Kebakaran di Gunungtua Iparbondar tersebut telah menyebabkan kerugian material. Bantuan ini diharapkan dapat untuk membantu pemulihan korban keba...