Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Respons Sigap Polres Tana Toraja: Upaya Penting Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual

Gambar
Tana Toraja, Kabartujuhsatu.news , Percepatan penanganan kasus kejahatan seksual terhadap anak oleh Polres Tana Toraja menunjukkan respons yang tanggap terhadap ancaman serius ini. Dalam suatu kejadian yang menggemparkan warga Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale, aparat kepolisian berhasil bertindak cepat menahan terduga pelaku. Upaya ini menjadi penanda penting dalam perlindungan anak di wilayah tersebut. Penangkapan Cepat Pelaku Kekerasan Seksual Kecepatan dan ketegasan Polres Tana Toraja dalam menangani kasus kejahatan seksual terhadap anak patut diacungi jempol. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) berhasil menangkap DD (17), pelaku penganiayaan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Peristiwa yang menggemparkan warga Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale ini terungkap berkat laporan korban, MD (17), pada 6 Mei 2025. MD melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tana Toraja. Atas laporan tersebut, Kapolres Tana Toraja, AKBP B...

UU No. 8/1981 dan Masa Depan Penyidikan Kejaksaan, Perspektif Pakar Hukum

Gambar
Oleh: Prof Dr Amir Ilyas, SH, MH Guru Besar Ilmu Hukum Jakarta, Pembaharuan hukum acara pidana dengan melalui revisi UU No. 8/1981, dan guna menjalankan "semangat perlindungan" hak asasi dalam penegakan hukum, mengikuti UU No. 1/2023 yang akan berlaku pada 2 Januari 2026, di masa mendatang.  Gagasan untuk "menunggalkan fungsi penyidikan dalam institusi Polri, makin kencang dari beberapa kalangan, terutama dari kelompok akademik yang berlatar belakang. "kepolisian". Gagasan ini tentunya, selain mengusik institusi kejaksaan, juga akan mendebarkan jantung komisi anti rasyuah.  "Jangan-jangan akan dibubarkan pasca revisi undang-undang hukum acara pidana". Tanpa menafikan fungsi Kamtibmas Kepolisian, penilaian publik atas kewenangan Kejaksaan dalam menjalankan fungsi penyidikan tindak pidana tertentu (seperti korupsi, dan pelanggaran HAM berat), memang berada dalam dua kutub.  Ada yang berkehendak agar fungsi penyidikan tersebut dipertahankan. ...

Cerita Singkat Perjuangan Arung Palakka Bebaskan Bone dan Soppeng dari Penjajahan Kerajaan Gowa

Gambar
Makassar, Kabartujuhsatu.news , Arung Palakka mendarat di Jawa bermodalkan tekad, ia sendiri membawahi beberapa orang Bugis yang sedia mati untuknya serta senjata ala kadarnya.  Bukan tanpa alasan mereka begitu setia pada sang Pangeran, sebab sang Pangeranlah yang membebaskan mereka dari perbudakan Gowa Makassar sewaktu membangun Parit dan Benteng disana.  Di Batavia Arung Palakka berkongsi dengan VOC, awalanya VOC tidak begitu peduli terhadap mereka.  Meski begitu Gubernur Jenderal VOC memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkongsi, caranya adalah menguji mereka sebagai tentara bayaran VOC.  Kelompok Arung Palakka pun dipersenjatai VOC dan turut disertakan dalam ekspedisi Militer yang dilakukan VOC.  Arung Palakka yang berjiwa Pemberani dan setia rupanya membuat luluh VOC, karena memang selain tangguh dalam Medan juang, kata-katanya dipatuhi anak buahnya, sehingga setiap ekspedisi Militer yang dipimpin Arung Palakka selalu menuai keberhasilan....

Coretan Suara Rakyat : Iwan Fals, WS Rendra dan Sawung Jabo

Gambar
Jakarta, Sosok Iwan Fals, WS Rendra, dan Sawung Jabo yang Tergabung dalam grup band Kantata Takwa. Perpaduan antara musisi dan penyair legend dan lahirlah lagu penomenal "Bento" tahun 1990. Bento sendiri diciptakan oleh alm. Naniel yang dinyanyikan Iwan Fals.  Bento...dimana mana Bento..coretannya banyak ditembok-tembok. Lagu ini bagi sebagian orang sering  di artikan sindiran untuk keluarga Cendana. " Benc1 Tomy Suharto".Mekipun Iwan falas sendiri membantahnya katanya nama Bento berasal dari nama ayam nya. Tapi saat itu lagu itu benar-'benar populer.  Di kalangan anak muda disamping lagu Bongkar..dukungan para musisi kawakan dan penyair sekelas Rendra yang dikenal vokal menyuarakan ke tidak adilan dan kesewenang-wenangan. Fals, Rendra, dan Sawung jabo benar-'benar menjadi corong suara rakyat saat itu.

Epidemi Korupsi Lebih Berbahaya Daripada Epidemi Virus Manapun

Gambar
Ilustrasi Jakarta, Kabartujuhsatu.news , Negeri ini yang dimasyurkan gemah ripah loh je nawi ternyata lebih unik dari negara-negara mana pun di dunia ini. Boleh ditelaah bila ingin tahu ada apa gerangan kiranya terjadi di negeri yang banyak penghafal Pancasila daripada pelaksanaan butir-butir yang ada dalam kelima sila tersebut.  Orang Jepang boleh bangga dengan Shintonya mengajar tentang kejujuran dalam perbuatan bukan dalam lisan belaka. Sehingga dompet dan tas mu tertinggal pun di atas kereta, niscaya akan balik ke tanganmu sendiri bila dicari. Beda dengan di Indonesia, hampir setiap saat petugas Trans Jakarta menyampaikan pesan suara baik dengan memakai TOA atau tidak kalimat: Hati-hati dompet dan barang bawaan, jangan sampai tertinggal dan berpindah tangan. Rekan kami Helmy dari Malang, Jawa Timur hingga perlu membangun komunitas _Kebangkitan Rakyat Egaliter Tumpas Epidemi Korupsi_ disingkat KRETEK. Ia begitu geram melihat kondisi korupsi di tanah air prevalensi nya tidak pernah m...

Kebijakan Baru Lahir, Tenggelamkan Teknologi Lama Yang Usang Lahirkan Kebangkrutan di Tengah Masyarakat

Gambar
Surabaya, Kabartujuhsatu.news , Pengusaha pangkalan Gas Elpiji 3 Kg tumbuh bak jamur di musim hujan. Apakah nasib mereka akan berguguran seperti yang dialami oleh pengusaha wartel? Perjalanan waktu yang akan menjawab. Dahulu saat bisnis wartel marak, banyak orang berebut membuka usaha penyewaan jasa warung telekomunikasi disingkat WARTEL.  Namun, seiring kemajuan zaman, maka wartel nyaris 100% tutup berikut bisnis pager (baca: pejer) tumpas dengan deras begitu whatsapp hadir . Itu adalah contoh kemajuan teknologi menggilas bisnis masyarakat.  Akibatnya tidak terhitung kerugian yang dialami masyarakat.  Pengusaha wartel mengalami kerugian, tapi PT. Telkom tetap bertahan meski jutaan Telepon Umum menjadi bangkai teknologi usang yang ditelan zaman. Gambaran di atas pun identik dengan anggota masyarakat yang memiliki Pangkalan Minyak Tanah yang tumpas bersama kebijakan Pemerintah mengganti Bahan Bakar Minyak menjadi pemakaian gas elpiji 3Kg yang disebut Gas Melon 3 Kg. Bukan ...

Ojek Online dan Pertaruhan Nasib Bersama Anies Baswedan

Gambar
(Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle)  Jakarta, Kabartujuhsatu.news ,-Seribuan pengemudi Ojek Online (Ojol) se Jabodetabek lintas organ OJOL, menyatakan deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai harga mati.  Mereka mengutarakan itu di pinggiran Banjir Kali Timur (BKT) Jakarta. Dalam deklarasi kemarin, 2/7/23, yang mencantumkan 3 poin, mereka yang menyatakan diri sebagai DOA (Driver Ojol for Anies), mengatakan kesamaan mereka dalam visi perubahan, sebuah visi yang diusung Anies Baswedan ke depan.  Alasan mereka adalah sepuluh tahun terakhir ini mereka hidup susah tanpa perubahan dan negara tidak berpihak pada mereka.  (Dari catatan media, pimpinan DOA ini pernah melakukan aksi jahit mulut di depan Kemenhub RI beberapa waktu lalu).  Ojek Online adalah fenomena baru di Indonesia setelah Nadiem Makarim, menteri pendidikan, membuat aplikasi GO-JEK untuk memudahkan transportasi di kota-kota besar.  Awalnya GO-JEK tumbuh karena adanya kontribusi dan partisipasi pengojek, tenaga d...

Capres dan Tanah Untuk Rakyat

Gambar
Catatan untuk rencana pemerintah Jokowi melegalkan 3,3 juta lahan sawit illegal Oleh : Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Meraup Circle Jakarta, Kabartujuhsatu.news ,-Ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia sudah menjadi perbincangan lama. Hal ini bersifat struktural, maksudnya hanya segelintir orang menguasai puluhan juta hektar lahan.  Di perkotaan dan di luar perkotaan nasibnya sama.  Segelintir orang ini berkonspirasi dengan kekuasaan lokal maupun nasional mengatur kepemilikan tersebut.  Namun, menariknya, beberapa hari ini kita terguncang dengan isu pemerintah akan memutihkan penguasaan ilegal 3,3 juta Ha lahan ditengah hutan. (lihat detik.com, 23/6/23).  Bukannya negara merampas kembali miliknya, menghukum perampas tanah dan menegakkan kedaulatan rakyat di atas tanah tersebut, malah pemerintah mengatakan bahwa pemutihan itu adalah kondisi terpaksa.  Juga, katanya, akan lebih baik buat kepastian usaha dan pembayaran pajak, sambil merujuk pasal-pasal dalam UU Omnibus Law Cipta Ker...

Bunga Mawar Jadi Perbincangan Hangat di Lutim, Oknum Pejabat Diduga Keliru

Gambar
Illustrasi . Luwu Timur, Kabartujuhsatu.news , Bunga Mawar nama yang indah, keindahannya membuat oknum pejabat terpesona. Saking terpesonanya oknum pejabat membawa sang Bunga Mawar dalam sebuah acara yang diduga kegiatan kedinasan sehingga menjadi sorotan sejumlah kalangan. Tak terkecuali sorotan dari oknum pejabat yang diduga tetangga kampungnya. Bunga mawar benar-benar membuat terpesona, yang bukan hanya bagi sipembawa bunga mawar tersebut. Bahkan kabarnya ada yang rela jadi sekuriti hanya karena diduga ingin melihat bunga mawar. Namun bunga mawar tidak lama bersama si Oknum pejabat yang membawanya hingga akhirnya di pulangkan ke daerah asal. Hingga kini bunga mawar masih terus di perbincangkan, pasalnya bunga mawar tersebut ibarat seorang perempuan baru menginjak dewasa yang belum mengetahui dunia luar sana. Selasa (20/6/2023). Mungkinkah oknum pejabat keliru membawa bunga mawar dalam kegiatan dinas !? Bersambung..

Apa Kabar PPKM?

Gambar
Jakarta, Kabartujuhsatu.news ,-Sejak Maret 2020 Indonesia menerapkan waspada terhadap virus Covid-19. Virus dimulai dari Wuhan, Cina dan menjalar ke seluruh dunia. Lebih dari tiga tahun, hingga Juni 2023 ini tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah, apakah virus Covid-19 masih ada atau tidak. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang disebut dengan PPKM merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Republik Indonesia untuk memerangi pandemi Covid-19 yang. Sebelumnya, pemerintah sempat memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung di beberapa wilayah di Indonesia. Beberapa kali aturan PPKM diterapkan. Yang uniknya bukan dari Menteri Kesehatan, tapi dari Menteri yang tidak ada hubungannya dengan kesehatan. Ini adalah satu keunikan yang tidak banyak orang berkomentar. Termasuk berapa anggaran yang dihabiskan selama ini? Tanpa audit dan tidak pertanggung-jawaban?. Saat ini pengawasan dari tempat keramaian tidak seketat tahun 2020, 2021,dan 2022. Bila...

Egy Massadiah : Ada Bayi Pohon Avatar di Tol IKN

Gambar
Catatan Egy Massadiah Kaltim, Kabartujuhsatu.news ,-Anda mungkin tidak percaya, bibit pohon ternyata bisa stres, Bisa dehidrasi, dan harus diperlakukan layaknya bayi.  Kisah ini terungkap di Nursery Seksi 3B, jalan tol IKN ruas Kariangau – Tempadung, sekitar 19 km dari kota Balikpapan, Kalimantan Timur.  Hari itu, Kamis (18/5), Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo melihat langsung kondisi bibit pohon yang ia sumbangkan untuk penghijauan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, utamanya di kiri-kanan jalan tol. Kunjungan Doni yang juga Komisaris Utama MIND ID, adalah rangkaian tak terpisahkan dari momentum 21 November 2022.  Saat itu, di Kebun Bibit Cibubur, Doni Monardo secara simbolis menyerahkan sumbangan bibit pohon kepada pemerintah, yang menerima, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Mulanya Pantai Padang Jika dikilas-balik, pertemuan Doni Monardo dan Menteri Basuki awalnya dalam kapasitas sebagai tokoh Minang mendiskusikan abrasi yang makin parah di Pantai Padang. “Zaman sa...

Memilih Presiden Terbaik Tahun 2024 Untuk Menuju Indonesia Emas tahun 2045

Gambar
Penulis ; Jeannie Latumahina Ketua Umum Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo . Kabartujuhsatu.news ,-Indonesia adalah negara yang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu negara raksasa di dunia pada tahun 2045, saat memperingati 100 tahun kemerdekaannya.  Namun, untuk mencapai hal itu, Indonesia membutuhkan pemimpin yang visioner, kompeten, dan berintegritas yang dapat membawa bangsa ini menuju kemajuan dan kesejahteraan. Salah satu cara untuk menentukan pemimpin tersebut adalah melalui Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang akan digelar pada 14 Februari 2024.  Pemilu ini akan menjadi pemilu presiden langsung kelima di Indonesia, dan juga akan menjadi pemilu pertama tanpa Presiden Joko Widodo yang telah menjabat selama dua periode dan tidak dapat maju kembali karena terbatas oleh konstitusi. Pemilu 2024 akan menjadi ajang persaingan antara berbagai tokoh politik yang memiliki visi dan misi yang berbeda-beda untuk memimpin Indonesia.  Beberapa nama yang sudah muncu...