Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Kenapa Memuji Orang di Depan Umum Bisa Berdampak Buruk ?

Gambar
Oleh Dr Nur Alim, S.Pd, M.Pd Ketua STAI Algazali Soppeng/Sekdikbud Kabupaten Soppeng Muji anak buah atau temen di depan orang banyak emang keliatannya positif. Tapi, alih-alih makin semangat, si penerima pujian malah bisa ngerasa tertekan, cemas, atau bahkan dimusuhi sama lingkungan sekitarnya.  Inilah Sisi Gelap di Balik Pujian Publik: 1. Beban Ekspektasi yang "Meledak" Pas dipuji setinggi langit di depan umum, standar orang terhadap lo langsung naik drastis. Lo bakal ngerasa nggak boleh salah sedikit pun karena takut ngecewain penonton. Ini bikin tingkat stres naik karena ngerasa harus terus-terusan pake "topeng" sempurna. 2. Target Kecemburuan Sosial (Social Friction) Gak semua orang di ruangan itu punya hati yang lapang, bre. Pujian buat satu orang bisa jadi "racun" buat yang lain. Si penerima pujian bisa dianggap "anak emas" atau "penjilat," yang akhirnya bikin dia dikucilkan pelan-pelan sama rekan kerjanya. 3. Kecemasan bagi Si In...

Alarm Keras Bagi Tata Kelola Lingkungan

Gambar
Oleh : Anas sahronia  Aktivis PMIi Jawa Timur  Kabupaten Jember kembali menghadapi ujian berat pada tahun 2026 ketika berbagai bencana alam melanda sejumlah wilayahnya. Banjir, tanah longsor, hingga kerusakan infrastruktur menjadi potret nyata dari rapuhnya sistem pengelolaan lingkungan dan tata ruang di daerah ini.  Peristiwa tersebut bukan sekadar kejadian alam biasa, tetapi merupakan rangkaian krisis yang seharusnya menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.  Bencana yang terjadi di Jember pada tahun ini menegaskan satu hal penting: ketika keseimbangan alam diabaikan, maka alam akan memberikan responnya sendiri. Jember secara geografis memang berada pada wilayah yang memiliki kerentanan bencana. Daerah ini dikelilingi pegunungan, memiliki banyak aliran sungai besar, serta kawasan hutan yang menjadi penyangga ekosistem. Namun dalam beberapa dekade terakhir, tekanan terhadap lingkungan terus meningkat. Alih fungsi ...

Ketika Bangsa Terkoyak, Jadilah Mesin Jahit Persatuan

Gambar
  Oleh : H. A.  Ahmad Saransi  Ketika bangsa ini terkoyak, ketika bendera persaudaraan mulai rapuh dan benang kebersamaan terurai, maka saat itulah kita dipanggil untuk menjadi mesin jahit yang menyulam kembali sobekan-sobekan itu dengan benang  ᨔᨗᨑᨗ   na ᨄᨛᨙᨔ  atau siri’ na pesse, benang harga diri dan empati, benang yang tak mudah putus diterpa zaman. Dalam kearifan Bugis, ᨔᨗᨑᨗ   siri’ adalah kehormatan yang tak boleh dinodai, sedang   ᨄᨛᨙᨔ  pesse adalah rasa peduli dan empati yang membuat kita tak sanggup melihat sesama menderita.  Dua nilai inilah yang harus menjadi jarum dan benang untuk merajut kembali kain kebangsaan yang robek. Karena bangsa ini ibarat sarung sutra Bugis, indah karena tenunannya, kuat karena ikatannya, mulia karena maknanya.  Jika satu helai benang terputus, seluruh pola akan rusak; jika satu warna hilang, seluruh keindahan akan pudar. Maka, wahai anak negeri, jangan biarkan perbedaan membuat ...

Mengurai Luka Politik Soppeng, Rekonsiliasi adalah Jalan Maju

Gambar
Oleh Herwan, SH, M. Si Pilkada Soppeng telah berakhir secara formal, tetapi gema emosionalnya masih terasa dalam denyut sosial masyarakat. Dalam pesta demokrasi lokal ini, kemenangan adalah keniscayaan bagi satu pihak, dan kekalahan adalah realitas pahit bagi pihak lain. Namun yang lebih penting dari sekadar siapa yang menang atau kalah adalah bagaimana masyarakat Soppeng bersikap setelah pemilu usai. Kita harus jujur mengakui, Pilkada bukan hanya menciptakan pemimpin baru, tetapi juga potensi luka-luka sosial yang mendalam. Polarisasi antar pendukung yang menjalar hingga ke dalam lingkungan keluarga dan komunitas menjadi bukti bahwa kita masih belajar dewasa dalam berdemokrasi. Dalam ruang publik maupun ruang digital, konflik verbal dan prasangka politik kerap melampaui batas nalar sehat. Ini adalah bahaya laten yang tak boleh dibiarkan tumbuh liar. Pemimpin terpilih kini memegang tanggung jawab moral yang lebih besar dari sekadar mengelola pemerintahan, mereka harus menjadi jembatan...

Ben Rakyat Iso Gemuyu, Agar Rakyat Bisa Tertawa

Gambar
Oleh: RICKY HS TAMBA Menatap Tahun Baru 2025, optimisme harus terus dikembangkan, bukan hanya di kalangan elite tapi juga harus sampai ke tingkatan akar rumput lapisan masyarakat terbawah. Optimisme adalah hal penting dalam membangun Bangsa Indonesia yang sangat besar, baik dalam hal luasan teritorial, juga dalam hal jumlah penduduk, keanekaragaman kekayaan budaya, dlsb; selain juga harus dikembangkan semangat persatuan yang merupakan modal sosial dasar menghimpun kekuatan dalam mengimplementasikan cita-cita kebangsaan sebagaimana termaktub dalam Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan Pembukaan UUD 1945. Tahun 2025 adalah tahun yang penuh tantangan, bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi seluruh negara di berbagai belahan dunia, karena kondisi ekonomi-politik global sedang tidak baik-baik saja. Belum lepas dalam ingatan kita, pandemi Covid19 yang begitu melelahkan hingga menelan banyak korban jiwa jutaan saudara-saudari kita, tak lama kemudian perang dagang antara k...

Saatnya Menghitung Kerugian Pasca Banjir Soppeng

Gambar
Oleh Dr Nurmal Idrus Makassar, Diterjang banjir dalam dua hari, Kabupaten Soppeng kini menghadapi masalah baru pasca bencana. Pemda Soppeng kini dipaksa untuk kembali menghitung kerugian pasca terjangan banjir itu.  Belum ada informasi pasti mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana ini, namun dipastikan angkanya melewati miliaran rupiah.  Dana APBD bakal kembali tergerus kalau pun tidak, harus ada program yang digeser untuk memberi ruang fiskal di APBD 2025 terhadap penanganan bencana ini.  Dana darurat memang bisa dipakai, tetapi hanya cukup untuk menolong para penyintas agar bisa pulih seperti sediakala. Di APBD 2025, tak ada anggaran khusus untuk memperbaiki kembali jalan raya yang rusak atau sejumlah jembatan yang terputus. Harus ada unit kerja yang legowo untuk tergeser anggarannya dan diganti dengan perbaikan infrastruktur dampak bencana. PP 24 Tahun 2012 tentang Dana Darurat juga memerintahkan bahwa dana tersebut seharusnya didahulukan untuk rehabili...

Rakyat Jelata Warning " Perekrutan Sekda Soppeng Yang Diduga Sarat Nepotisme "

Gambar
Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Malam Jumat Kliwon Masyarakat Soppeng tiba tiba disuguhkan dengan tulisan dengan judul Kandidasi Sekda, Mencari Pembantu SUKSES Mumpuni Bukan Aji Mumpung, Kamis (19/12/2024). Salah satu yang monohok dengan tulisan tersebut mempertanyakan kompetensi dan rekam jejak figur yang mendaftar bahkan tulisan tersebut dengan tegas menyatakan akan ada kiamat kecil di birokrasi ketika yang lolos tidak berkompetensi namun hanya bermodalkan hubungan emosional belaka.  Sejatinya SEKDA Soppeng adalah orang yang memiliki pengetahuan dasar tentang Birokrasi dan pengetahuan tentang Distribusi dan manajemen kepegawaian yang mumpuni.  Salah satu sel rakyat Jelata disoppeng merespon tulisan tersebut dengan meminta kepada pansel Kandidasi sekda Soppeng supaya profesional dalam proses tahapan perekrutan dan kalau perlu tahapan tersebut dibuka untuk publik seperti persentase makalah karena masyarakat Soppeng mau melihat dan mendengar langsung tentang pengetahuan dasar Se...

Kandidasi Sekda, Mencari Pembantu SUKSES Mumpuni Bukan Aji Mumpung

Gambar
Ilustrasi  Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Setelah sekian lama lowong dan hanya diisi pelaksana tugas, posisi Sekertaris Daerah (Sekda) Soppeng bakal segera terisi pejabat definitif. Proses kandidasi berupa seleksi terbuka jabatan sekertaris daerah Soppeng telah dimulai, dan Kamis, 19 Desember 2024, memasuki tahap uji assessment yang digelar di Mapolda Sulsel kerjasama antara Pemkab Soppeng dan Bagian SDM Polda Sulsel. Seleksi terbuka ini digelar di ujung masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak - Lutfi Halide, yang hanya tinggal berhitung hari.  Penggantinya, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle, rencananya akan dilantik pada 10 Februari 2025.  Meski diseleksi oleh Kaswadi - Lutfi, namun 'user' dari Sekda Baru ini adalah Suwardi - Selle.  Sejatinya, keduanya perlu dilibatkan dalam proses karena merekalah pengguna sebenarnya.  Lima figur yang mendaftar telah mendapat restu dari Kaswadi Razak yang ha...

Membuka Kuncian APBD Saat SUKSES Datang

Gambar
Bupati dan Wakil Bupati terpilih kabupaten Soppeng H. Suwardi Haseng, SE- Ir Selle KS Dalle Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Tantangan terberat bagi Pasangan Bupati dan Wakil Terpilih Soppeng 2025 - 2030, H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle mulai menghadang di awal pemerintahannya.  Pasangan berakronim SUKSES saat Pilkada Soppeng 2024 ini bakal dilantik pada 10 Februari 2025 mendatang, pasangan bertagline SUKSES-SETARA ini diganggu dengan dokumen Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Soppeng 2025 yang sudah terlanjur disahkan.  Akibatnya, nyaris semua program berupa janji kampanye yang diteriakkan pasangan ini saat kampanye Pilkada 2024 lalu, terancam tak tereksekusi pada tahun 2025 ini.  Anggaran yang tak tergambar di APBD 2025 membuat program menarik seperti seragam, sepatu, tas dan buku tulis gratis untuk warga tak mampu, listrik masuk sawah, program plesterisasi dan bedah rumah warga miskin dan sejumlah program lain, sulit untuk dilaksanakan.  SUKSES agakny...

Pengamat Sebut Pelabuhan Kijing Megah Namun Hanya di Nikmati oelh Perseorangan

Gambar
Pontianak Kalbar, Kabartujuhsatu.news ,  Hallo Pelabuhan Kijing How are you ? Pengamat mengatakan terminal pelabuhan  kijing yang di resmikan presiden beberapa waktu lalu  hingga saat ini belum memberikan kontribusi  dalam peningkatan perekonomian kalbar.  Dikatakan oleh pengamat Dr Herman Hofi Munawar kepada awak media 23 Agustus 2024, bahwa saat ini belum ada tanda tanda   geliat aktifitas yang yang menunjukkan sebagai pelabuhan yang katanya berstandar Internasional.    Penaatan infrastruktur masih jauh "panggang dari api". Hingga saat ini tidak ada konteinner yang masuk di terminal kijing. Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah pada mula nya menjadi kebanggaan kalbar dengan harapan akan memberikan kontribusi perekonomian kalbar  namun hingga saat ini dinikmati individu saja untuk meraup keuntungan oknum oknum yang ada.  Masih ungkap Hofi ,"kita  lihat dari kacamata dan penilaian sekarang belum ada tanda-tanda akan aktivitas nya sebagaimana pelabuhan yang dibangun mengg...

Waspada,Peringatan Darurat di Alam Maya dan Aksi Hebat di Dunia Nyata

Gambar
Oleh : Dr. KRMT Roy Suryo, M.Kes. Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Kemarin (Rabu, 21/08/2024) jagad maya heboh, trendingnya bukan hanya dalam skala nasional alias dalam negeri Indonesia, namun sampai ke mancanegara. Ini laksana siaran ulang pembacaan Teks Proklamasi hari Jumat tanggal 17/08/1945 yang dibacakan kembali oleh Sakti Alamsjah, Sam Amir & Darja di Radio Hoso Kyoku dan kemudian dipancarluaskan ke seluruh dunia melalui pemancar legendaris Radio Malabar di Gunung Puntang (yang sayangnya kini sudah jadi reruntuhan, hanya tersisa "kolam cinta" yang dulu sebenarnya adalah penanda arah ke negara Belanda). Peristiwa "go Internasional" sebagaimana patriotisme para pejuang Indonesia 79 tahun silam inilah yang kemarin terulang kembali dengan tagar #PeringatanDarurat & #KawalKeputusanMK yang menjadi trending-topic secara global melalui platform media X (Twitter) dan juga berbagai sarana sosial-media lainnya. Didukung juga oleh oleh akun-akub yang berfollower lum...

Apa Makna Reshuffle Terakhir (?) Yang Dilakukan Jokowi?

Gambar
Jakarta, Kabartujuhsatu.news , Seorang yang akan berakhir mengontrak rumah tentu bersiap membenahi diri. Mulai dari memasukkan berkas ke kotak hingga memesan truk pengangkut barang. Mana yang dimasukkan ke dalam kotak,  mana yang dibawa pulang, dan mana yang ditinggalkan.  Adaptasi merupakan bentuk penyesuaian diri dan cara atau proses penyesuaian diri. Pada setiap individu atau manusia berbeda-beda. Ada yang proses adaptasinya cepat, ada pula yang relative lama. Demikian pula orang yang ingin menempati sebuah posisi jabatan, tentu butuh penyesuaian. Jadi, apa yang mau dikerjakan dalam waktu yang tinggal 40an hari lagi (Oktober 2024)? Sehingga ini terlihat hanya kepentingan politik  yang  direshuffle oleh Jokowi   September -  Oktober sudah selesai, sementara menteri lama siap-siap untuk membenahi diri sebelum meninggal tempat dan bersiap-siap mengepak berkas berkasnya yang mau dibawa pulang. Menteri yang lama bersiap untuk meninggalkan tempatnya deng...

Marwis Dalam Perspektif "Kerja Tanpa Tunggu" Paslon SUKSES di Pilkada Soppeng 2024

Gambar
Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Menjelang Pemilukada Kabupaten Soppeng 2024, Pasangan H Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle yang berakronim SUKSES kini memiliki 4 dukungan partai Yakni Nasdem (4 kursi), Golkar (11 Kursi), Gerindra (3 Kursi) dan Demokrat (4 kursi) sehingga menjadi 22 kursi pengusung untuk maju menjadi kandidat di Pilkada Soppeng 2024. Pasangan SUKSES kini gencar melakukan kegiatan menjawab kebutuhan masyarakat terkait dengan infrastruktur dalam wilayah kabupaten Soppeng. Sejumlah wilayah mejadi sasaran tim SUKSES "kerja tanpa tunggu" bukan omon-omon langsung mengeksekusi di lapangan meskipun baru bakal calon.  Terkait Program Kerja Tanpa Tunggu dari Pasangan SUKSES, politisi partai Nasdem Marwis, S.Ag, M.Si menyampaikan tanggapannya , Ahad (11/8/2024).  Menurut Marwis, Persfektif "Kerja Tanpa Tunggu" dari Paslon SUKSES bermakna, "Memberilah kebermanfaatan tanpa mengharap..., bekerja tanpa menunggu tidak harus nanti, jika sudah menjadi bupati baru k...

Semangat Nasionalisme

Gambar
Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Sebentar lagi rakyat Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke 79 sebagai sebuah negara dan bangsa yang berdaulat. Soppeng, Selasa (5/8/2024).  Dimana-mana diberbagai tempat diseluruh penjuru tanah air rakyat nampak gembira menyambut hari kemerdekaan tanah airnya. Saya sebagai orang yang memiliki cukup banyak kesempatan melihat dan merasakan berkalikali perayaan hari kemerdekaan hingga menjelang peringatan yang ke 79 mendatang.  Dalam kesempatan itu, saya dapat melihat dan merasakan suasana perayaan dari masa ke masa khususnya dalam wilayah kampung halaman sendiri, Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan.  Diawal-awal kemerdekaan sekitar tahun 1950an hingga tahun 1960an disetiap perayaan hari kemerdekaan didaerah saya banyak unsur-unsur masyarakat ikut langsung dalam upacara resmi penaikan bendera.  Soal pengibaran bendera tidak ditemukan rumah dan bangunan lain yang tidak mengibarkan bendera dihalaman masing-masing. Pejabat setempat sangat...

Marwis : Maknai Rekomendasi Partai Nasdem Ke Pasangan SUKSES di Pilkada Soppeng 2024

Gambar
Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Memaknai Partai Nasdem Soppeng dalam memberikan dukungan lewat penyerahan rekomendasi hari ini Senin,5 Agustus 2024 ke pasangan SUKSES ( Suardi Haseng dan Selle KS Dalle) adalah langkah cerdas dan berani.Bahkan saya menyebut ini efek virus positif Bekerja Tanpa Tunggu. Dikalangan internal kaum restorasi ini, ada beberapa figur potensial yang tidak diragukan kapasitasnya seperti Ketua DPD H.A.Zulkarnaen Soetomo yang familiar dipanggil Kaka Bogel, ada H. Lutfi Halide yang saat ini masih berstatus Wakil Bupati dan akan meraih gelar puncak akademiknya sebagai Doktor dibidang pertanian, pun ada Kaka Hj. Immawati salahsatu Srikandi Nasdem yang saat ini masih berstatus legislator DPRD Soppeng bahkan saat ini ada sosok Eka Safri Agelsyah alias Fery mantan anggota DPRD asal Partai Gerindra yang berlabuh ke Partai Nasdem kemudian terpilih di Pemilu legislatif 2024. Tentu hal ini disadari dan pasti diperhitungkan semua oleh petinggi Nasdem. Bahwa partai ini selalu...

Dampak Buruk Energi Vibrasi Negatif Seorang Pemimpin

Gambar
Oleh : Hamka Suyana  (Pengamat Kemunculan Pratanda) Jakarta, Kabartujuhsatu.news , Dalam kurun waktu satu dekade ini, khususnya 5 tahun terakhir, banyak masyarakat yang menjerit menderita, karena menghadapi kenyataan kehidupan yang benar-benar pahit. Penulis sering mendengar keluh kesah masyarakat. Problem kehidupan seabrek, ekonomi seret, keuangan mampet. Getir ! Padahal menurut cerita mereka, kondisi sebelumnya relatif normal, lancar, dan stabil.  Salah satu kisah nyata yang memilukan akibat beratnya menghadapi keringnya masalah ekonomi, seperti yang dialami sebuah keluarga pada momentum Idul Fitri, dua tahun silam. Kalim adalah buruh serabutan. Menjelang akhir Ramadhan, ia menghadapi ujian berat yang tidak terduga. Awal musibah terjadi 3 hari sebelum Idul Fitri. Istri Kalim yang tampaknya relatif sehat, tiba-tiba pingsan karena kena serangan stroke mendadak. Beberapa hari kemudian, nyawanya tidak tertolong. Penyebab serangan stroke dipicu faktor kesulitan ekonomi yang dirasakan sang...

Kebijakan Baru Lahir, Tenggelamkan Teknologi Lama Yang Usang Lahirkan Kebangkrutan di Tengah Masyarakat

Gambar
Surabaya, Kabartujuhsatu.news , Pengusaha pangkalan Gas Elpiji 3 Kg tumbuh bak jamur di musim hujan. Apakah nasib mereka akan berguguran seperti yang dialami oleh pengusaha wartel? Perjalanan waktu yang akan menjawab. Dahulu saat bisnis wartel marak, banyak orang berebut membuka usaha penyewaan jasa warung telekomunikasi disingkat WARTEL.  Namun, seiring kemajuan zaman, maka wartel nyaris 100% tutup berikut bisnis pager (baca: pejer) tumpas dengan deras begitu whatsapp hadir . Itu adalah contoh kemajuan teknologi menggilas bisnis masyarakat.  Akibatnya tidak terhitung kerugian yang dialami masyarakat.  Pengusaha wartel mengalami kerugian, tapi PT. Telkom tetap bertahan meski jutaan Telepon Umum menjadi bangkai teknologi usang yang ditelan zaman. Gambaran di atas pun identik dengan anggota masyarakat yang memiliki Pangkalan Minyak Tanah yang tumpas bersama kebijakan Pemerintah mengganti Bahan Bakar Minyak menjadi pemakaian gas elpiji 3Kg yang disebut Gas Melon 3 Kg. Bukan ...