Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aceh

Heboh! PERMAHI Soroti Sampul Tempo Bergambar Surya Paloh, Kebebasan Pers Dinilai Tak Boleh “Kebablasan”

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news , Polemik sampul majalah Tempo yang menampilkan sosok Surya Paloh terus memicu perdebatan publik. Kali ini, suara kritis datang dari kalangan mahasiswa hukum. Ketua Bidang Komunikasi dan Digital (Komdigi) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia, Rifqi Maulana, S.H., angkat bicara. Ia menilai polemik ini bukan sekadar soal desain sampul, tetapi menyangkut prinsip besar dalam demokrasi: kebebasan pers dan batasannya. Menurut Rifqi, kebebasan pers memang telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28F, serta diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun, ia menegaskan bahwa kebebasan tersebut tidak boleh dimaknai secara absolut. “Kebebasan pers harus tetap berlandaskan etika, keberimbangan, dan tanggung jawab sosial,” tegas Rifqi. Selasa (14/4/2026). Rifqi mengingatkan bahwa media memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, setiap produk jurnalistik harus...

Tito Karnavian Serahkan Bantuan untuk Penyintas Bencana di Aceh Tamiang, Dorong Pembangunan Hunian Tetap

Gambar
Aceh, Kabartujuhsatu.news , Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, turun langsung ke Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Sabtu (4/4/2026), untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Dalam kunjungan tersebut, Tito menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan dasar yang ditujukan untuk membantu meringankan beban para penyintas. Bantuan yang disalurkan meliputi 276 paket perlengkapan ibadah, 276 paket sembako, 276 paket perlengkapan dapur, serta lima unit tempat penyimpanan air (toren) dengan kapasitas masing-masing 2.000 liter. Menurut Tito, bantuan tersebut bukan sekadar bentuk respons darurat pascabencana, melainkan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan proses pemulihan berjalan secara berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya memahami kebutuhan riil masyarakat secara langsung di lapangan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran. “Kehadiran...

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Pengungsi di Aceh Tamiang, Pastikan Percepatan Hunian dan Bantuan Pascabencana

Gambar
Aceh, Kabartujuhsatu.news , Muhammad Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (4/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan pengungsi berjalan optimal, khususnya bagi warga yang masih tinggal di tenda darurat. Dalam agenda tersebut, Tito menyambangi tiga desa di Kecamatan Sekerak, yakni Lubuk Sidup, Tanjung Gelumpang, dan Sekumur. Ia berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar keluhan serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Dalam keterangannya, Tito mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi mengalami penurunan signifikan dibandingkan masa awal bencana yang terjadi pada akhir November 2025. Saat itu, jumlah pengungsi mencapai sekitar 2,1 juta jiwa yang tersebar di tiga provinsi terdampak. Kini, jumlah tersebut telah berkurang drastis. “Jika dihitung, pengungsi yang masih tinggal di tenda...

Gugur di Tanah Misi Damai, Prajurit TNI Asal Yogyakarta Tinggalkan Duka Mendalam bagi Bangsa

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news , Duka mendalam kembali menyelimuti Indonesia. Seorang prajurit terbaik bangsa, Praka Farizal Romadhon (28), anggota Yonif Raider Khusus 113/Jaya Sakti, gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Kabar pilu ini sontak mengguncang berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, tokoh politik, hingga masyarakat luas. Ucapan belasungkawa pun mengalir sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum yang gugur dalam tugas negara. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, turut menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian prajurit muda tersebut. Ia menilai kepergian Farizal merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan institusi TNI, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. “Atas nama pribadi dan keluarga besar PDI Perjuangan Aceh, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya Praka Farizal Romadhon,” ujar Jamaluddin, Senin (30/3/2026). Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh itu, almarhum...

Nazaruddin Dek Gam Apresiasi Kinerja Kapolda Aceh, Nilai Pengelolaan Keamanan Makin Efektif dan Responsif

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news , Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah sebagaimana tergambar dalam hasil kajian Jaringan Survei Inisiatif. Ia menilai, berbagai indikator menunjukkan arah pengelolaan keamanan di Aceh yang semakin efektif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurut Nazaruddin, tren penurunan angka kriminalitas serta meningkatnya tingkat penyelesaian perkara menjadi bukti konkret profesionalisme jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolda Aceh. Ia menyebut, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari strategi penegakan hukum yang lebih sistematis dan pendekatan yang humanis kepada masyarakat. “Capaian ini patut diapresiasi. Penegakan hukum berjalan lebih terukur, responsif, dan berdampak langsung pada rasa aman masyarakat,” ujar Nazaruddin dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026). Politikus yang juga menjabat Ketua MKD DPR RI itu menambahkan, stabilitas keamanan...

PERMAHI Apresiasi Imbauan Kapolres Aceh Timur Jaga Kondusivitas Ramadhan 1447 H

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI), Rifqi Maulana, menyampaikan apresiasi atas imbauan Kapolres Aceh Timur yang mengajak masyarakat menjaga kondusivitas selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di wilayah hukum Kabupaten Aceh Timur. Imbauan tersebut dinilai sebagai langkah preventif yang tepat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan nyaman selama Ramadhan.  Menurut Rifqi, stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan. “Sebagai organisasi mahasiswa hukum, kami memandang bahwa imbauan Kapolres Aceh Timur merupakan bagian dari fungsi preventif kepolisian dalam menjaga ketertiban umum. Ramadhan adalah momentum spiritual, dan keamanan menjadi fondasi utama agar nilai-nilai ibadah dapat berjalan optimal,” ujar Rifqi. Jum'at (27/2/2026).  Rifqi menegaskan bahwa menjaga kondusivitas bukan hanya tanggung jawab aparat, m...

Babinsa Ingatkan Warga Gunakan Helm Saat Berkendara

Gambar
Aceh Utara, Kabartujuhsatu.news , Babinsa Koramil 25/Nisam Antara, Koptu Hendra S melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (29/8/2025).  Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjalin silaturahmi sekaligus mempererat hubungan yang baik antara TNI dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Koptu Hendra S mengingatkan warga agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, terutama dalam menggunakan helm saat berkendara.  Menurutnya, penggunaan helm bukan hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga untuk melindungi keselamatan diri ketika terjadi kecelakaan di jalan. Babinsa juga menekankan pentingnya memberikan contoh yang baik kepada generasi muda dalam disiplin berlalu lintas.  Dengan kepatuhan bersama, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan serta tercipta ketertiban dan kenyamanan di jalan raya. Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa berharap terjalin komunikasi yang harmonis d...

Bupati Diduga Tak Paham Konteks Rekomtek, Dinilai Tak Bijak Sikapi Masalah

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news , Forum Bangun Investasi Aceh (FORBINA) menilai sikap Bupati Aceh Barat, Tarmizi, terkait keberadaan PT Megallanic Garuda Kencana (MGK) tidak bijak dan justru menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Direktur FORBINA, Muhammad Nur, S.H., menjelaskan bahwa rekomendasi teknis (rekomtek) merupakan aturan baru yang mulai diberlakukan sejak 2018, sedangkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) MGK sudah terbit sejak 2012. “Perusahaan memaklumi lahirnya aturan baru tersebut. Karena itu, saat ini pengurusan rekomtek sedang dalam proses sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, pemerintah juga harus memahami bahwa aturan ini muncul jauh setelah izin MGK diterbitkan. Tidak adil jika aturan baru tersebut dipaksakan berlaku surut,” tegas Muhammad Nur. Ia menambahkan, jika aktivitas MGK dipaksa berhenti dengan alasan rekomtek, maka seluruh kewajiban yang sudah dipenuhi perusahaan sebelumnya akan menjadi sia-sia.  “Hal ini jelas merugikan banyak pihak dan kont...

FORBINA Soroti Rotasi di BPMA, Desak Menteri ESDM Evaluasi Kepala BPMA

Gambar
  Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news, Forum Bangun Investasi Aceh (FORBINA) menyoroti langkah Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA), Nasri, yang kembali melakukan rotasi jabatan di internal lembaga tersebut. FORBINA menilai rotasi yang dilakukan dalam waktu singkat, yakni baru empat bulan, berpotensi menimbulkan ketidakstabilan dan memengaruhi kinerja BPMA. Direktur FORBINA, Muhammad Nur, SH., menyampaikan pihaknya menerima banyak laporan terkait adanya ketidakselarasan dan disharmoni dalam tubuh BPMA. Ia menilai rotasi yang dilakukan tidak murni berdasarkan kebutuhan organisasi, melainkan mengandung aroma politis. “Kebijakan rotasi ini mengindikasikan adanya ketidak-harmonisan dalam internal BPMA. Kami juga menerima laporan adanya intervensi pihak luar yang turut memengaruhi arah kebijakan lembaga ini,” ujar Muhammad Nur, Kamis (21/8). FORBINA yang fokus pada analisis kebijakan publik mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk segera mengeval...

Wahyu Hidayatullah, Putra Aceh Raih Juara 3 Lomba Pidato Bahasa Arab Dunia

Gambar
Kairo, Kabartujuhsatu.news , Sebuah kabar menggembirakan datang dari negeri para ulama, Mesir. Wahyu Hidayatullah, mahasiswa asal Aceh yang saat ini menempuh studi di Universitas Al-Azhar Kairo, berhasil meraih juara ketiga dalam ajang bergengsi Musabaqah Khitabah Bahasa Arab Internasional yang diselenggarakan oleh Markaz Tatwir. Selasa (22/7/2025).  Kompetisi ini merupakan bagian dari program tahunan “Mawahib wa Qudurat” (Bakat dan Kemampuan) edisi ke-4, dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara di Asia, Arab, dan Afrika.  Dari Libya, Tunisia, Palestina, hingga Yaman, hanya Wahyu dari Indonesia yang berhasil menembus tiga besar, sekaligus menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara. Acara final dan penganugerahan berlangsung meriah pada 22 Juli 2025 di Hall Andalus, Azhar Conference Centre aula kehormatan Universitas Al-Azhar yang kerap digunakan untuk forum kenegaraan dan akademik tingkat tinggi. Dibimbing oleh semangat juang sebagai anak Aceh, tanah yang diken...

PT Rambong Meuagam Diduga Serobot Lahan Pesantren, Gubernur Aceh Diminta Bertindak Tegas

Gambar
Bireuen, Kabartujuhsatu.news , Konflik agraria kembali mengemuka di Kabupaten Bireuen, Aceh, terkait dugaan penyerobotan lahan oleh PT Rambong Meuagam.  Perusahaan perkebunan swasta ini diduga mengambil alih lahan seluas 183 hektar milik Yayasan Dayah Abu Tanoh Mirah di Gampong Blang Mane, yang selama puluhan tahun digunakan untuk pendidikan dan pemberdayaan umat. Yayasan Dayah Abu Tanoh Mirah menyatakan bahwa meskipun kepemilikan lahan masih dalam sengketa hukum, PT Rambong Meuagam tetap beroperasi dengan mengklaim Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 05/HGU/BPN.11/2016.  “Ini bukan sekadar soal tanah. Ini tentang martabat pesantren, tentang hak pendidikan umat yang diinjak-injak oleh kekuatan modal,” tegas Azhari, Ketua Tim Kuasa Hukum Yayasan. Kamis (1/5/2025).  Ia mendesak Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, untuk segera mengambil tindakan tegas menghentikan aktivitas perusahaan di lahan sengketa guna mencegah potensi konflik horizontal di masyarakat. Dampak dari dugaan penyerobotan ini sangat ...

Forbina Desak Penggantian Direktur Utama PT PEMA untuk Perbaikan Manajemen dan Transparansi

Gambar
Banda Aceh,  Kabartujuhsatu.news , Forum Bisnis dan Investasi Aceh (Forbina) menegaskan bahwa penyegaran manajemen di PT Pembangunan Aceh (PEMA) tidak akan memberikan perubahan berarti selama Direktur Utama saat ini, Mawardi Nur, masih menjabat.  Menurut Forbina, penunjukan Mawardi Nur sarat dengan masalah prosedural dan kekurangan transparansi yang telah terjadi sejak awal. Direktur Eksekutif Forbina, Muhammad Nur, menyampaikan bahwa kebijakan bisnis PEMA saat ini dinilai arogan dan kurang terbuka terhadap masukan publik.  “Selama Direktur Utamanya tidak diganti, penyegaran itu hanya kosmetik.Akar masalah tetap ada,” tegas Muhammad Nur. (1/5/2025)  Ia juga menganalisis hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dianggap belum menjawab tantangan utama dalam pengembangan bisnis PEMA. Forbina juga mencermati pernyataan Direktur Utama yang menolak penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) karena Aceh dianggap kaya sumber daya alam. Muhammad Nur berpikir,  “Perlu bertanya-tanya apakah ada re...

PEMA Dinilai Kontradiktif, Forbina Kritik RUPS di Medan yang Abaikan Ekonomi Aceh

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news , Pernyataan Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, yang menyatakan ingin menjadikan perusahaan daerah ini sebagai motor penggerak ekonomi Aceh, mendapat kritik tajam dari Forum Bangun Investasi Aceh (Forbina). Jum'at (25/4/2025). Kritik ini muncul setelah keputusan PEMA menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Medan, Sumatera Utara, bukan di Aceh. Keputusan tersebut dianggap bertentangan dengan tujuan PEMA yang seharusnya memperkuat perekonomian lokal Aceh. Muhammad Nur, Direktur Forbina, menyayangkan langkah strategi itu karena RUPS sebagai momen penting perusahaan seharusnya digelar di wilayah yang menjadi fokus pengembangan ekonomi, yakni Aceh. “Ini perusahaan milik rakyat Aceh, tapi RUPS-nya diadakan di luar provinsi. Bagaimana mungkin ingin menggerakkan ekonomi Aceh, kalau langkah simbolik dan strategi seperti ini justru dilaksanakan di luar wilayah Aceh?” katanya. Selain itu, Forbina juga memasukkan visi dan kepemimp...

Fraksi NasDem DPRA Klarifikasi Prioritas Wilayah dalam Penyusunan Pokir

Gambar
Banda Aceh, Kabartujuhsatu.news , Surat resmi dari Fraksi Partai NasDem DPRA yang beredar luas belakangan ini memicu beragam demonstrasi masyarakat. Selasa (22/4/2025).  Surat tersebut, yang ditandatangani Ketua Fraksi Nurchalis, SP, M.Si, dan Sekretaris Fraksi Heri Julius, S.Sos., MM, secara eksplisit mencakup prioritas wilayah Bireuen, Nagan Raya, dan Banda Aceh dalam pendistribusian Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).  Daerah ketiga yang diketahui ini merupakan daerah pemilihan (dapil) dari pimpinan fraksi tersebut. Isi surat tersebut menimbulkan pertanyaan dari berbagai kalangan, apakah program masyarakat dari dapil lain kurang mendapat perhatian.  Menanggapi hal ini, Sekretaris Fraksi NasDem, Heri Julius, menegaskan bahwa tidak ada pemotongan Pokir yang dilakukan.  "Perlu saya jelaskan, tidak ada pemotongan Pokir. Yang ada hanya menyampaikan kepada anggota fraksi untuk menampung usulan program dari masyarakat melalui partai".  "Ini hasil kesepakatan rapat internal...

Forbina Desak Presiden Kembalikan Kejayaan Sabang Sebagai Pusat Ekonomi Global

Gambar
Aceh, Kabartujuhsatu.news , Direktur Forum Bangun Investasi Aceh (Forbina)  Muhammad Nur SH, meminta Presiden Republik Indonesia untuk membantu mengembalikan kejayaan Sabang sebagai pusat ekonomi internasional. Hal ini disampaikan dalam sebuah seruan yang menggarisbawahi pentingnya Sabang sebagai pintu gerbang perdagangan global yang belum dimanfaatkan secara optimal. Nur menyatakan bahwa Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat perdagangan internasional, mengingat letaknya yang strategis di Selat Malaka, salah satu jalur perniagaan tersibuk di dunia. Setiap tahun, sekitar 96.000 kapal barang melewati selat tersebut, namun potensi ini belum tergarap maksimal oleh Aceh dalam skema perdagangan internasional. Menurutnya, Indonesia, khususnya Aceh, harus bisa memanfaatkan Sabang dalam perdagangan ekspor-impor serta sektor pariwisata untuk menarik turis asing. "Sabang bisa menjadi pusat ekonomi yang menguntungkan bagi Aceh dan Indonesia, jika dikelola dengan serius....