Momen Hari Jadi Soppeng Tanpa Keris di Pinggang, Kisah Sederhana yang Menyentuh dari Supriansa
Soppeng, Kabartujuhsatu.news , Di tengah kemegahan perayaan Hari Jadi di Soppeng, sebuah momen sederhana namun penuh makna kembali mencuat ke permukaan. Bukan tentang kemewahan busana adat, bukan pula tentang protokoler yang kaku, melainkan tentang kejujuran dan kesederhanaan yang justru menghangatkan hati banyak orang. Adalah Supriansa, sosok yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Soppeng periode 2016–2018 , yang mengunggah kembali kenangan tersebut melalui media sosialnya pada Minggu (29/3/2026). Unggahan itu sontak menarik perhatian, bukan hanya karena nilai nostalgia, tetapi juga karena pesan sederhana yang tersirat di dalamnya. Dalam tradisi Bugis, setiap laki-laki yang mengenakan pakaian adat biasanya melengkapi diri dengan songkok pamiring serta sebilah keris atau tappi yang terselip rapi di pinggang, simbol kehormatan, keberanian, dan identitas budaya yang dijaga turun-temurun. Namun pada momen itu, ada yang berbeda, Supriansa tampil lengkap dengan busana adatnya, berdi...