Kementan: Penggunaan Pupuk Harus Rasional dan Berimbang Serta Sesuai Karakteristik Lahan
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi (Foto Istimewa). Jakarta, Kabartujuhsatu.news , - Sosialisasi pemupukan berimbang harus terus dilakukan penyuluh mengacu kebutuhan tanaman dan spesifik lokasi. Teknologi pemupukan berimbang berkembang pesat dan dapat dipelajari oleh penyuluh agar petani dan praktisi pertanian dapat menghasilkan dan memanfaatkan pupuk hayati (bio fertilizer). Seruan kepada penyuluh dikemukakan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi di hadapan petani dan penyuluh dari BPP KostraTani seluruh Indonesia. Hadir 300 peserta virtual meeting dan 1.500 pemirsa live streaming Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) di Jakarta, Jumat (27/11). Hadir Ketua Umum KTNA, Winarno Tohir selaku keynote speech MSPP Vol. 27. "Rekomendasi pemupukan harus lebih rasional dan dan berimbang berdasarkan kemampuan tanah menyediakan hara. Harap diketahui, hara adalah makanan bagi tanaman. Kalau berimbang akan membuat tanaman itu favorable. Tanaman itu nyaman tumbuhnya," kata Dedi Nursyamsi dari Sen...