Sempat Diterjang Angin Puting Beliung, Gedung DPRD Bojonegoro Dipastikan Kembali Normal dan Aman Digunakan
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Sempat Diterjang Angin Puting Beliung, Gedung DPRD Bojonegoro Dipastikan Kembali Normal dan Aman Digunakan

    Kabartujuhsatu
    Sabtu, 10 Januari 2026, Januari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T23:52:17Z
    masukkan script iklan disini


    Bojonegoro, Kabartujuhsatu.news, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro kini telah kembali normal dan aman untuk digunakan setelah sempat mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung yang disertai hujan deras beberapa waktu lalu. 


    Kerusakan yang terjadi dipastikan tidak berdampak pada aktivitas kedewanan maupun pelayanan kepada masyarakat.


    Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bojonegoro saat itu menyebabkan angin kencang menerjang kawasan pusat pemerintahan. 


    Dampaknya, sejumlah genteng di atap Gedung DPRD bergeser dari posisi semula. Pergeseran tersebut membuat air hujan masuk ke dalam bangunan melalui celah atap dan merembes ke plafon ruang paripurna.


    Akibatnya, sebagian plafon di ruang paripurna ambrol. Beruntung, peristiwa tersebut terjadi di luar jam kegiatan DPRD sehingga tidak ada aktivitas di dalam gedung dan tidak menimbulkan korban jiwa.


    Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar, memastikan bahwa seluruh kerusakan telah ditangani dengan cepat dan profesional. Saat ini, kondisi gedung telah pulih sepenuhnya dan dapat difungsikan kembali seperti sediakala.


    “Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi Gedung DPRD Bojonegoro saat ini sudah dibenahi dan kembali normal. Kerusakan yang terjadi murni akibat faktor alam, yaitu angin puting beliung,” ujar Abdullah Umar saat dikonfirmasi. Sabtu (10/1/2025). 


    Ia menjelaskan bahwa angin kencang menjadi penyebab utama bergesernya genteng di bagian atap. Kondisi tersebut membuka celah masuknya air hujan yang kemudian mengakibatkan plafon ambrol.


    “Beberapa genteng bergeser karena angin kencang. Air hujan masuk melalui plafon dan menyebabkan kerusakan. Begitu kejadian, langsung kami lakukan penanganan,” jelasnya.



    Pasca kejadian, DPRD Bojonegoro bersama sekretariat dan dinas teknis terkait segera mengambil langkah cepat. Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembenahan genteng, pengeringan area terdampak, hingga penggantian plafon yang rusak agar kondisi bangunan kembali aman dan layak digunakan.


    “Genteng yang bergeser sudah diperbaiki, plafon yang rusak juga sudah diganti. Saat ini seluruh ruangan dalam kondisi aman dan siap digunakan kembali,” tegasnya.


    Meski sempat mengalami kerusakan, Abdullah Umar memastikan bahwa seluruh agenda kedewanan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Selama proses perbaikan, kegiatan rapat dan aktivitas DPRD tetap dilaksanakan dengan penyesuaian lokasi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.


    “Kinerja DPRD tidak terganggu. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami,” ucapnya.


    Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi DPRD Bojonegoro untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Ke depan, pihaknya akan melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi atap dan struktur bangunan, khususnya pada gedung-gedung publik.


    DPRD Bojonegoro juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dan memastikan bahwa Gedung DPRD berada dalam kondisi aman, terkendali, serta siap digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas legislatif demi kepentingan masyarakat Bojonegoro.


    (Redho)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini