Heboh Kabar Seluruh Kios di Pusper Soppeng Dibongkar, Satpol PP Akhirnya Buka Suara

Heboh Kabar Seluruh Kios di Pusper Soppeng Dibongkar, Satpol PP Akhirnya Buka Suara


Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Kabar mengenai adanya pembongkaran kios di kawasan Pusat Pertokoan (Pusper) Soppeng mendadak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Informasi yang beredar dari mulut ke mulut hingga media sosial bahkan menyebutkan bahwa seluruh penghuni kios diminta mengosongkan lokasi karena seluruh bangunan akan dibongkar.

Isu tersebut dengan cepat menyita perhatian warga. Banyak yang mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, mengingat Pusat Pertokoan Soppeng merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi yang menjadi tempat usaha puluhan pedagang.

Tidak sedikit warga yang mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. Beberapa pedagang juga sempat merasa khawatir dengan informasi yang beredar karena takut kehilangan tempat usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilan mereka.

Namun setelah ditelusuri, fakta di lapangan ternyata tidak seperti yang ramai diperbincangkan.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Satpol PP Kabupaten Soppeng, Ambriadi, saat dikonfirmasi pada Kamis malam (4/6/2026) memberikan penjelasan terkait isu yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, memang benar terdapat kegiatan pembongkaran di area Pusat Pertokoan Soppeng. Akan tetapi, pembongkaran tersebut hanya menyasar bangunan tambahan yang dibangun di luar ukuran kios yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Memang ada pembongkaran, tetapi bukan seluruh kios. Yang dibongkar adalah bangunan tambahan yang dibuat oleh pemilik atau penghuni kios sehingga luas bangunannya bertambah dari ukuran semula,” jelas Amriyadi.

Ia menerangkan bahwa sejumlah kios diketahui melakukan penambahan bangunan di bagian samping maupun belakang kios. Penambahan tersebut menyebabkan ukuran bangunan menjadi lebih luas dibandingkan dengan desain awal yang telah ditetapkan sehingga mengganggu aktivitas pengunjung yang melewati area tersebut yang bahkan terlihat tidak teratur.

Karena itu, penertiban dilakukan hanya terhadap bangunan tambahan tersebut dan bukan terhadap bangunan kios utama yang menjadi tempat usaha para pedagang.

Penjelasan ini sekaligus membantah kabar yang menyebutkan seluruh kios di kawasan Pusper Soppeng akan dibongkar atau seluruh pedagang diminta meninggalkan lokasi.

“Jadi informasi yang beredar bahwa seluruh kios akan dibongkar itu tidak benar,” tegasnya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Warga juga diimbau untuk mencari informasi dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, aktivitas perdagangan di kawasan Pusat Pertokoan Soppeng hingga saat ini masih berlangsung seperti biasa. Para pedagang tetap menjalankan usahanya dan tidak ada kebijakan yang mengharuskan seluruh penghuni kios meninggalkan lokasi sebagaimana isu yang sempat beredar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa informasi yang beredar di masyarakat perlu diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu, terutama terkait kebijakan yang menyangkut kepentingan banyak orang.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates