Mahmud Cambang Tegas! PKL Jangan Kembali ke Taman Kalong, Demi Keindahan Kota dan Habitat Kelelawar

Mahmud Cambang Tegas! PKL Jangan Kembali ke Taman Kalong, Demi Keindahan Kota dan Habitat Kelelawar


Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Langkah Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Satpol PP menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Taman Kalong mendapat dukungan penuh dari Ketua LSM Sidik, Mahmud Cambang.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan upaya nyata dalam menjaga ketertiban, keindahan kota, sekaligus melindungi habitat kelelawar yang selama ini menjadi ikon dan daya tarik wisata Kota Watansoppeng.

Mahmud Cambang menegaskan bahwa kawasan Taman Kalong harus tetap terjaga dari aktivitas yang dapat mengganggu estetika lingkungan maupun keberlangsungan habitat satwa yang hidup di area tersebut.

Menurutnya, penataan yang dilakukan pemerintah sudah tepat karena membuat kawasan terlihat lebih rapi, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung.

"Penertiban ini patut diapresiasi. Sekarang kawasan Taman Kalong terlihat lebih bersih dan tidak semrawut. Ini tentu memberikan kesan positif bagi siapa saja yang datang ke Soppeng," ujarnya Jum'at malam (5/6/2026).

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pihak-pihak tertentu yang mencoba melakukan lobi kepada pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk mengembalikan PKL berjualan di area yang telah ditertibkan tersebut.

Menurut Mahmud, kebijakan pemerintah harus dihormati dan didukung bersama demi kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga wajah Kota Soppeng sebagai daerah yang dikenal dengan lingkungan yang asri serta keberadaan ribuan kelelawar yang bergelantungan di pepohonan kawasan Taman Kalong.

"Kita jangan berpikir untuk kepentingan sesaat. Yang harus dijaga adalah kepentingan masyarakat luas, keindahan kota, dan habitat kelelawar yang sudah menjadi identitas Soppeng," tegasnya.

Meski mendukung penertiban, Mahmud tetap berharap para pedagang dapat menjalankan aktivitas ekonomi mereka di lokasi yang telah disediakan pemerintah. Salah satu alternatif yang dinilai layak adalah kawasan pelataran Masjid Agung Soppeng.

Namun demikian, ia memberikan catatan penting agar tidak lagi terjadi penambahan kios atau lapak baru yang berpotensi menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari.

"Pedagang tetap bisa beraktivitas di lokasi yang telah diarahkan pemerintah. Yang penting jangan lagi ada penambahan kios seperti yang terjadi sebelumnya sehingga terlihat kumuh," katanya.

Selain itu, Mahmud juga meminta Satpol PP untuk terus konsisten melakukan pengawasan dan penegakan Peraturan Daerah (Perda), khususnya yang berkaitan dengan perlindungan satwa serta ketertiban umum di kawasan Taman Kalong.

Menurutnya, keberadaan kelelawar di kawasan tersebut bukan hanya sekadar satwa biasa, tetapi telah menjadi simbol Kota Watansoppeng yang dikenal hingga ke berbagai daerah. Karena itu, segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu habitatnya harus dicegah sejak dini.

Mahmud berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami tujuan pemerintah daerah dalam melakukan penataan kawasan kota. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan daerah menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

Ia juga menyoroti kebiasaan melakukan penataan kota hanya ketika menghadapi penilaian penghargaan tertentu seperti Adipura.

Menurutnya, pola pikir seperti itu harus diubah agar budaya menjaga keindahan kota menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Jangan hanya saat ada lomba Adipura baru kita bergerak melakukan penataan. Kebersihan dan keindahan kota harus menjadi budaya yang dilakukan setiap saat," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Mahmud mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program penataan kota yang dijalankan pemerintah daerah.

Dengan lingkungan yang tertata, bersih, dan nyaman, masyarakat Soppeng dapat merasakan manfaatnya secara langsung, sekaligus memberikan kesan positif bagi para tamu dan wisatawan yang datang berkunjung.

"Kalau kota kita tertata dengan baik, yang menikmati bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat. Bahkan orang dari luar daerah akan merasa nyaman ketika datang ke Soppeng," tandasnya.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates