Bupati Soppeng Terima Surat Mendagri, Pemkab Siap Dukung Nonton Bareng Piala Dunia 2026

Bupati Soppeng Terima Surat Mendagri, Pemkab Siap Dukung Nonton Bareng Piala Dunia 2026

Illustrasi

Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kabupaten Soppeng menerima surat dari Menteri Dalam Negeri terkait penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia. Rabu (17/6/2026).

Surat bernomor 400.2.7/4657/SJ tertanggal 14 Juni 2026 tersebut berisi imbauan kepada pemerintah daerah untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan nobar selama berlangsungnya ajang sepak bola terbesar di dunia itu.

Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026 menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Soppeng.

Antusiasme warga untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama dinilai sebagai momentum positif yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Menindaklanjuti surat tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng menyatakan siap mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan memberikan ruang hiburan yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Dalam suratnya, Menteri Dalam Negeri meminta pemerintah daerah untuk menginisiasi dan memfasilitasi pelaksanaan nobar dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sesuai kondisi dan kemampuan daerah masing-masing.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta menyiapkan lokasi strategis yang dapat digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.

Lokasi yang dimaksud dapat berupa alun-alun, lapangan terbuka, gedung pertemuan, ruang publik milik pemerintah daerah, maupun fasilitas umum lainnya yang memenuhi aspek keamanan dan keselamatan.

Kehadiran lokasi nobar yang representatif diharapkan mampu menampung antusiasme masyarakat serta mengurangi risiko kegiatan nobar yang tidak terkoordinasi.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta menggerakkan perangkat daerah terkait untuk memberikan dukungan teknis, termasuk pengaturan lalu lintas, kebersihan lingkungan, keamanan, ketertiban umum, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya selama kegiatan berlangsung.

Koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menjadi salah satu poin penting dalam surat tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh kegiatan nobar dapat berjalan dengan aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Selain melibatkan unsur pemerintah dan aparat keamanan, surat tersebut juga mendorong partisipasi berbagai elemen masyarakat, termasuk UMKM, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, lembaga pendidikan, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.

Keterlibatan banyak pihak diharapkan dapat menjadikan kegiatan nobar sebagai sarana memperkuat interaksi sosial dan meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

Bagi pelaku UMKM, momentum Piala Dunia 2026 dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan penjualan produk dan layanan mereka. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar di lokasi nobar berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih dinamis, terutama bagi pedagang makanan, minuman, serta pelaku usaha kreatif lainnya.

Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan publikasi dan sosialisasi secara luas agar masyarakat mengetahui lokasi dan jadwal pelaksanaan nobar. Informasi yang jelas dianggap penting untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kegiatan tersebut dengan mudah dan nyaman.

Sebagai bagian dari ketentuan penyelenggaraan, pemerintah daerah diminta menjalin kerja sama dengan TVRI selaku pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026. Masyarakat juga didorong untuk mendaftarkan titik lokasi nobar melalui platform yang telah disediakan guna memastikan kegiatan berlangsung sesuai ketentuan dan tidak mengandung unsur komersial yang melanggar aturan hak siar.

Melalui dukungan pemerintah daerah, kegiatan nobar Piala Dunia FIFA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang publik yang produktif, memperkuat kohesi sosial, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di daerah.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang sepak bola dunia tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis yang selaras dengan arahan pemerintah pusat sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates