Sat Res Narkoba Turun Langsung ke Desa Marioritenga, Mahasiswa KKN dan Warga Dikumpulkan, Ini Pesan Tegas Kapolres Soppeng soal Bahaya Narkoba -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Daftar Blog Saya

    Sat Res Narkoba Turun Langsung ke Desa Marioritenga, Mahasiswa KKN dan Warga Dikumpulkan, Ini Pesan Tegas Kapolres Soppeng soal Bahaya Narkoba

    Kabartujuhsatu
    Sabtu, 25 April 2026, April 25, 2026 WIB Last Updated 2026-04-25T11:58:26Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Suasana berbeda terlihat di Abbatunge, Desa Marioritenga, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sabtu (25/4/2026) sore.


    Warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lamappapoleonro berkumpul mengikuti kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) bahaya narkoba yang digelar Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng.


    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WITA ini menarik perhatian masyarakat setempat. Kehadiran langsung Kasat Res Narkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., menjadi momen penting dalam memberikan edukasi sekaligus peringatan serius terkait ancaman narkoba yang kini dinilai mulai menyasar hingga ke wilayah pedesaan.


    Dalam pemaparannya, AKP Heriyadi Nur menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan lagi masalah kota besar. Ia menyebut, desa-desa kini juga menjadi target peredaran, terutama dengan sasaran generasi muda.


    “Ancaman narkoba ini nyata dan sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk wilayah pedesaan. Karena itu, kami hadir untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dari sisi kesehatan, sosial, hingga konsekuensi hukum,” jelasnya di hadapan peserta.


    Ia juga mengingatkan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya serta mendorong mereka mengikuti kegiatan yang positif.


    Menurutnya, pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan masyarakat. Jika ada perubahan perilaku pada anak atau remaja, warga diminta segera melakukan pendekatan dan tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut.


    Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Universitas Lamappapoleonro yang berkolaborasi dengan Sat Res Narkoba Polres Soppeng. Kolaborasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir, termasuk para Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat.


    Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya turut memberikan apresiasi atas sinergi antara mahasiswa dan kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.


    “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Polres Soppeng merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba,” ungkapnya.


    Kapolres juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat kepolisian. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi jika menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.


    “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan hal mencurigakan. Peran masyarakat sangat penting untuk mencegah peredaran narkoba sejak dini,” tegasnya.


    Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Marioritenga juga diajak untuk bersama-sama mewujudkan Desa Bersih Narkoba atau “Bersinar”. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta produktif bagi generasi muda.


    Mahasiswa KKN Universitas Lamappapoleonro yang turut hadir mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Mereka berharap penyuluhan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.


    Dengan adanya kegiatan yang terintegrasi antara mahasiswa dan kepolisian, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Warga pun diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini