Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Suasana Warkop Camidu di Jalan Kesatria, Watansoppeng, Jumat (15/5/2026) mendadak menjadi pusat perhatian. Tiga lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan Ormas berkumpul dalam sebuah pertemuan yang disebut-sebut membahas berbagai persoalan serius yang terjadi di Kabupaten Soppeng.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Andi Mallingkara dari LSM Lembaga Keadilan Masyarakat Nasional (LKMN) Soppeng, Sahar selaku Ketua Laskar Merah Putih (LMP), serta Ketua Lembaga Pemantau Korupsi Aparatur Negara (LPKN) Alfred Surya Putra Panduu.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung serius namun santai, sejumlah isu mulai dari dugaan penyimpangan hingga lemahnya pengawasan sosial menjadi topik utama pembicaraan.
“Katakan sejujurnya. Jangan ada yang ditutupi,” tegas Andi Mallingkara dalam diskusi tersebut.
Pernyataan tersebut langsung memancing perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Beberapa pengunjung warkop bahkan terlihat ikut menyimak pembahasan yang berlangsung cukup terbuka.
Sahar Ketua LMP, menegaskan bahwa pihaknya siap berada di garis depan dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Menurutnya, praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang tidak boleh lagi dibiarkan tumbuh di daerah.
“Kami ingin ada perubahan nyata di Soppeng. Kalau memang ada pelanggaran, harus diusut sampai tuntas. Jangan rakyat terus yang dirugikan,” ujarnya dengan nada tegas.
Senada dengan itu, Alfred Ketua LPKN juga menekankan pentingnya keberanian dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Ia menyebut, LSM hadir bukan sekadar simbol organisasi, tetapi harus menjadi penyambung suara masyarakat kecil.
“Kami akan berdiri bersama rakyat. Kontrol sosial harus dijalankan tanpa kompromi. Kalau ada yang salah, harus berani dikritik,” katanya.
Pertemuan tiga LSM dan Ormas tersebut kini mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat Soppeng. Banyak warga berharap agar gerakan yang digaungkan tidak hanya menjadi wacana, melainkan benar-benar diwujudkan melalui langkah konkret dan pengawasan yang berkelanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai isu-isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun, diskusi para aktivis itu disebut akan terus berlanjut dalam agenda berikutnya.
“Ini baru awal,” tutup Sahar Ketua LMP Soppeng.
(Red)
