Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Dinamika politik tingkat Desa di Kabupaten Soppeng mendadak memanas. Warga Desa Labokong, Kecamatan Donri-Donri, kini ramai membicarakan satu nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat pemimpin masa depan desa mereka.
Nama itu adalah AKP H. Masruddin.
Kemunculan sosok ini bukan sekadar isu biasa. Dalam beberapa pekan terakhir, dukungan terhadapnya terus mengalir deras dari berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari tokoh adat, pemuda, hingga ibu rumah tangga, semuanya punya satu harapan yang sama: perubahan nyata untuk Desa Labokong.
AKP H. Masruddin bukan orang baru dalam hal pengabdian. Sebagai perwira polisi purnabakti, ia dikenal memiliki rekam jejak yang bersih, tegas, dan penuh dedikasi terhadap masyarakat.
Pengalaman panjangnya di dunia kepolisian dinilai menjadi modal besar untuk menciptakan tata kelola Desa yang lebih tertib, transparan, dan aman.
Banyak warga percaya, disiplin ala aparat penegak hukum bisa menjadi kunci dalam membangun Desa yang lebih maju.
“Beliau itu bukan cuma tegas, tapi juga merakyat. Sering turun langsung, dengar keluhan tanpa jarak,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Sabtu (18/4/2026).
Menariknya, di kalangan masyarakat, AKP H. Masruddin dijuluki sebagai figur “Baginda”, sebutan yang mencerminkan sosok pemimpin yang mengayomi dan dekat dengan rakyatnya.
Ia dikenal rendah hati dan aktif dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Tak jarang, ia terlihat hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari gotong royong hingga acara keagamaan.
Hal inilah yang membuat namanya semakin kuat di hati warga.
Dukungan yang menguat ini tentu bukan tanpa alasan. Warga Desa Labokong menginginkan adanya perubahan signifikan, khususnya dalam hal Pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan, Pembangunan infrastruktur yang merata, Peningkatan keamanan dan ketertiban lingkungan serta Penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial.
AKP H. Masruddin dinilai mampu menjawab semua harapan tersebut.
Selain dikenal tegas dan berintegritas, latar belakang religiusnya juga menjadi nilai tambah tersendiri. Di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keagamaan, sosok pemimpin yang dekat dengan aktivitas spiritual tentu menjadi dambaan.
Tak hanya itu, ia juga dianggap mampu menyatukan berbagai perbedaan kepentingan yang selama ini ada di tengah masyarakat.
Meski dukungan terus berdatangan, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari AKP H. Masruddin terkait kesiapannya untuk maju sebagai pemimpin Desa Labokong.
Namun satu hal yang pasti, namanya sudah terlanjur menjadi perbincangan hangat, bahkan disebut-sebut sebagai harapan baru bagi masa depan Desa.
Apakah ini awal dari perubahan besar di Labokong?
Warga menunggu.
(Red)







