Bukan Sekadar Belajar, Pelajar SMA 2 Soppeng Dikenalkan Cara Bijak Menggunakan AI

Bukan Sekadar Belajar, Pelajar SMA 2 Soppeng Dikenalkan Cara Bijak Menggunakan AI


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Menyikapi perubahan tersebut, Polres Soppeng mulai membekali generasi muda dengan pemahaman agar teknologi AI tidak hanya digunakan, tetapi juga dipahami dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

Edukasi mengenai AI digelar di SMA Negeri 2 Soppeng, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Kegiatan tersebut menyasar siswa kelas XII sebagai bagian dari upaya mempersiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi yang bergerak semakin cepat.

Kabag SDM Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H. hadir dan memimpin langsung kegiatan bersama tim edukasi AI Polres Soppeng. Sebanyak tujuh personel dilibatkan sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut.

Dalam kegiatan itu, para siswa tidak hanya mendapatkan pengenalan mengenai teknologi AI, tetapi juga pemahaman mengenai cara memanfaatkannya secara positif, khususnya untuk mendukung proses belajar, menggali informasi, serta mengembangkan kemampuan.

Program tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2026, khususnya Indikator 9.1 dan 9.2, yang menyasar pelajar SMA, SMK, MA dan sederajat.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menilai perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Karena itu, menurutnya, generasi muda perlu dipersiapkan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menggunakannya secara cerdas dan bertanggung jawab.

“Anak-anak kita akan tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju. Karena itu, yang perlu kita bangun bukan rasa takut terhadap teknologi, tetapi kemampuan untuk memahami, mengendalikan dan menggunakannya dengan benar,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Ia menekankan bahwa AI memiliki banyak manfaat apabila digunakan untuk kepentingan produktif. Namun, kemudahan yang ditawarkan teknologi tersebut juga harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis serta kecakapan dalam menyaring informasi.

“Kami ingin para pelajar melihat AI sebagai alat untuk membantu mereka belajar dan berkembang, bukan sebagai jalan pintas untuk menggantikan proses berpikir. Kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan karakter tetap menjadi hal utama,” tegasnya.

Menurut Kapolres, pemahaman tersebut penting karena penggunaan AI di kalangan pelajar tidak hanya berkaitan dengan kecanggihan teknologi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab dalam memanfaatkan informasi.

Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berharap para siswa semakin memahami peluang sekaligus tantangan yang muncul dari perkembangan AI. Para pelajar juga diharapkan mampu menggunakan teknologi secara produktif tanpa kehilangan kemampuan untuk berpikir mandiri.

Bagi Polres Soppeng, kegiatan edukasi di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari pendekatan kepada generasi muda. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak sebatas berbicara mengenai keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan wawasan yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.

Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif dan interaktif. Para siswa kelas XII mengikuti materi yang disampaikan tim trainer Polres Soppeng dengan membahas pemanfaatan AI secara tepat dalam kehidupan pendidikan dan perkembangan diri.

(Her)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates