Proyek Triliunan Menggeliat, PT Utama Lestari Indonesia Dorong SDM Konstruksi Jatim Bersertifikat

Proyek Triliunan Menggeliat, PT Utama Lestari Indonesia Dorong SDM Konstruksi Jatim Bersertifikat


Surabaya, Kabartujuhsatu.news, Menguatnya perekonomian Jawa Timur dan masifnya pembangunan proyek strategis nasional membuka peluang besar bagi tenaga kerja di sektor konstruksi, kelistrikan, dan keselamatan kerja. Di tengah kebutuhan tersebut, PT Utama Lestari Indonesia mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi asesor kompetensi.

Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Timur, ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,96 persen secara tahunan, menjadi pertumbuhan tertinggi di Pulau Jawa. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur tercatat mencapai Rp888,44 triliun.

Pertumbuhan tersebut turut ditopang peningkatan investasi sebesar 7,50 persen, serta pembangunan sejumlah proyek berskala besar yang membutuhkan tenaga profesional dan kompeten.

Salah satunya adalah pembangunan smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, dengan nilai investasi sekitar Rp58 triliun. Proyek tersebut memiliki kapasitas pengolahan 1,7 juta ton konsentrat per tahun dan ditargetkan beroperasi pada kuartal III 2026.

Selain itu, pengembangan Blok Cepu di Bojonegoro juga menjadi salah satu proyek besar yang membuka peluang kebutuhan tenaga kerja profesional. ExxonMobil disebut akan menggarap tiga proyek baru dengan nilai sekitar USD472,2 juta atau sekitar Rp7,15 triliun, sementara kerja sama pengelolaan diperpanjang hingga 2055 dengan rencana investasi mencapai USD10 miliar.

Peluang lainnya muncul dari pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura, menyusul Nota Kesepahaman Indonesia-Tiongkok pada 5 Agustus 2026 yang diproyeksikan membawa investasi dalam skala triliunan rupiah.

Besarnya proyek tersebut dinilai harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi.

Melihat kebutuhan itu, PT Utama Lestari Indonesia bekerja sama dengan sejumlah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang konstruksi yang terakreditasi BNSP menggelar program Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi (Askom) Jasa Konstruksi, Kelistrikan dan K3 Konstruksi.

Program ini ditujukan bagi pelaku dunia usaha jasa konstruksi, asosiasi, maupun perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur.

PT Utama Lestari Indonesia selama ini memiliki pengalaman dalam pelaksanaan uji kompetensi bidang jasa konstruksi, kelistrikan, dan K3 melalui kerja sama dengan sejumlah dinas provinsi maupun perguruan tinggi di Jawa Timur.

Perusahaan tersebut juga memiliki jaringan kerja sama dengan sejumlah LSP konstruksi terakreditasi BNSP, termasuk LSP ATAKI Konstruksi Indonesia, serta jaringan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur maupun beberapa provinsi lain.

Dari sisi tenaga penguji, program ini didukung asesor yang memiliki kompetensi dan sertifikasi BNSP di bidang konstruksi, kelistrikan, dan K3 konstruksi.

Sasar Perguruan Tinggi

Tak hanya menyasar perusahaan konstruksi, PT Utama Lestari Indonesia juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Jawa Timur memiliki banyak perguruan tinggi dengan program studi teknik, mulai dari teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, arsitektur hingga keselamatan dan kesehatan kerja.

Sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, ITN Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Jember, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Hang Tuah Surabaya dan perguruan tinggi lainnya dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi mitra pengembangan SDM tersertifikasi.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan memasuki dunia kerja dengan ijazah, tetapi juga dibekali kompetensi dan sertifikasi profesi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Skema sertifikasi yang ditawarkan mencakup bidang Teknik Sipil, Teknik Struktur, MEP, Kelistrikan Tegangan Rendah dan Menengah, K3 Konstruksi, serta Manajemen Proyek.

Dorong Kemandirian Sertifikasi

PT Utama Lestari Indonesia menilai keberadaan asesor kompetensi internal dapat menjadi langkah strategis bagi perusahaan maupun institusi dalam mempercepat proses pengembangan SDM.

Dengan memiliki asesor internal dan didukung jaringan TUK, institusi maupun perusahaan diharapkan dapat lebih mudah menggelar uji kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi perguruan tinggi, program tersebut juga dinilai dapat memperkuat link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri sekaligus mendukung peningkatan kualitas lulusan.

Sementara bagi perusahaan, tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga profesional sekaligus mendukung persyaratan dalam pelaksanaan proyek dan tender.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya tenaga kerja konstruksi Jawa Timur yang semakin profesional, kompeten, dan mampu bersaing di tengah masuknya investasi berskala besar.

Dengan proyek-proyek bernilai triliunan rupiah yang terus berkembang, kebutuhan terhadap tenaga kerja konstruksi, kelistrikan, dan K3 yang kompeten diperkirakan semakin besar.

PT Utama Lestari Indonesia pun menempatkan penguatan sertifikasi bukan sekadar sebagai kebutuhan administratif, tetapi sebagai investasi SDM untuk membangun kemandirian dan daya saing tenaga kerja konstruksi Jawa Timur.

(Redho)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates