Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Musim kemarau yang cukup panjang mulai menjadi perhatian serius Kepolisian Resor Soppeng. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap humanis.
Penekanan tersebut disampaikan AKBP Hari Budiyanto saat memimpin apel pimpinan di Mapolres Soppeng, Senin (31/8/2026).
Dalam arahannya, Kapolres lebih dahulu memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir, termasuk pengamanan berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Soppeng.
Ia menilai antusiasme masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan kemerdekaan menjadi salah satu faktor penting terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Terima kasih atas integritas dan loyalitas rekan-rekan dalam melaksanakan tugas. Berkat kerja sama seluruh jajaran, rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Soppeng yang begitu antusias dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan,” ujar AKBP Hari Budiyanto.
Memasuki musim kemarau, perhatian Kapolres kemudian diarahkan pada ancaman Karhutla. Luasnya kawasan hutan di Kabupaten Soppeng dinilai membutuhkan kewaspadaan bersama agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Kapolres mengapresiasi jajaran yang telah melakukan pengecekan di sejumlah lokasi kejadian kebakaran serta berkoordinasi dengan Forkopimda dalam memperkuat langkah penanganan Karhutla.
Namun, ia menegaskan bahwa penanganan tidak boleh hanya dilakukan setelah api muncul.
Pencegahan harus menjadi langkah utama.
“Kita harus terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran baru kita bergerak. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Kapolres meminta personel, terutama jajaran yang berada di wilayah, aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan serta mengantisipasi titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kebakaran.
Selain Karhutla, AKBP Hari Budiyanto memberikan perhatian serius terhadap kualitas pelayanan kepolisian.
Ia meminta seluruh personel mengedepankan sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat. Setiap warga yang datang membutuhkan pelayanan diminta diperlakukan dengan baik tanpa membedakan latar belakang.
“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh kasih dan berperilakulah dengan baik. Anggap setiap masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan sebagai keluarga kita sendiri,” ungkapnya.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan dengan pendekatan kekeluargaan akan melahirkan ketulusan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban sebagai anggota Polri.
Kapolres juga mengingatkan personel agar membangun hubungan kerja yang sehat dengan mengedepankan komunikasi dan saling menghargai.
Jika terdapat anggota yang perlu diingatkan, teguran diminta disampaikan dengan cara yang baik. Sebaliknya, anggota yang menerima nasihat juga diminta tidak mudah tersinggung.
“Apabila ada rekan yang perlu diingatkan, ingatkan dengan cara yang baik. Dan bagi yang menerima nasihat atau teguran, jangan mudah tersinggung. Kita semua berada di sini untuk saling memperbaiki dan saling mendukung,” jelasnya.
Kapolres menilai kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel menjalankan tugas, tetapi juga oleh komunikasi, kebersamaan dan sikap saling menghormati.
Ia meminta setiap anggota memahami posisi dan perannya masing-masing dalam organisasi, sembari tetap menjaga hubungan kerja yang harmonis.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Tempatkan diri sesuai posisi dan peran masing-masing, junior sebagai junior dan senior sebagai senior, namun tetap menjaga hubungan dan komunikasi yang baik,” katanya.
Mengakhiri arahannya, AKBP Hari Budiyanto mengajak seluruh personel untuk menjadikan setiap tugas sebagai ruang untuk menebarkan kebaikan.
“Yakinlah, setiap kebaikan yang kita lakukan pasti ada balasannya. Allah akan memberikan balasan yang terbaik untuk kita semua,” pungkasnya.
Apel pimpinan tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi dan penguatan jajaran Polres Soppeng. Dua pesan utama ditekankan: pelayanan kepada masyarakat harus semakin humanis, sementara ancaman Karhutla harus dicegah sebelum api membesar.
(Red)
