Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Semangat Sipattuju benar-benar terasa dalam pelaksanaan Open Turnamen Domino 72 Community Cup II yang digelar oleh 72 Community. Bukan hanya menghadirkan persaingan penuh strategi di atas meja domino, tetapi juga menyuguhkan momen yang mengundang decak kagum dan disambut riuh tepuk tangan ribuan peserta yang memadati arena.
Momen itu terjadi ketika kontribusi yang seyogianya diperuntukkan bagi PORDI Sulawesi Selatan justru dikembalikan dan dipersembahkan menjadi doorprize bagi para pecinta domino yang hadir pada Open Turnamen Domino Cup II.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Dr. Ilham Arif Sirajuddin selaku Ketua PORDI Sulawesi Selatan dalam sambutannya yang langsung membakar semangat peserta. Tepuk tangan panjang, sorakan, dan ekspresi antusias pecah di lokasi kegiatan. Ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah menyambutnya sebagai bentuk penghargaan terhadap komunitas domino yang selama ini tumbuh dari semangat kebersamaan.
Di balik kemeriahan itu, kembali mengemuka sosok Andi Kaswadi Razak atau yang akrab disapa Fung Dulli, figur yang namanya masih lekat di hati masyarakat dan para pecinta domino.
Open turnamen yang mengusung tema “Sipattuju” seolah tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai kebersamaan, saling menghargai, dan berbagi kepada komunitas terlihat hidup di tengah kegiatan.
Banyak peserta menilai, langkah menjadikan kontribusi tersebut sebagai doorprize bukan semata persoalan hadiah, tetapi simbol bahwa komunitas dan pecinta domino juga layak mendapat ruang apresiasi.
Kegiatan ini sekaligus memberi pesan edukatif bahwa olahraga domino bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada strategi, konsentrasi, sportivitas, kemampuan membaca situasi, hingga membangun relasi sosial lintas daerah.
Open Turnamen Domino 72 Community Cup II akhirnya menjelma lebih dari sekadar kompetisi. Ia menjadi ruang persatuan, tempat silaturahmi, dan panggung kebersamaan. Dari meja domino lahir pesan sederhana namun kuat: ketika kebersamaan dijaga, maka kemenangan bukan hanya milik juara, tetapi milik seluruh komunitas.
Dan saat riuh tepuk tangan menggema dari ribuan peserta, malam itu bukan hanya hadiah yang dibagikan — tetapi juga semangat, penghargaan, dan rasa memiliki terhadap dunia domino Sulawesi Selatan
