Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Open Turnamen Domino 72 Community Cup II yang digelar di Soppeng menghadirkan banyak cerita menarik. Bukan hanya soal persaingan antar pemain dan strategi di atas meja domino, tetapi juga tentang semangat kebersamaan serta hadirnya wajah baru dalam dunia olahraga domino yang kini semakin berkembang di Sulawesi Selatan. Sabtu (23/5/2026).
Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam turnamen tersebut adalah Andi Indah, peserta perempuan dari PORDI Bulukumba yang datang langsung untuk ikut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi itu.
Kehadirannya menjadi warna tersendiri di tengah dominasi peserta laki-laki yang memadati arena pertandingan. Tidak sedikit peserta maupun penonton yang memberikan apresiasi atas keberanian dan semangatnya tampil dalam ajang domino terbuka yang diikuti berbagai komunitas dari sejumlah daerah.
Bagi sebagian orang, domino mungkin masih dipandang sebagai permainan santai yang identik dengan kaum pria. Namun perkembangan olahraga domino saat ini mulai mengubah pandangan tersebut. Domino kini telah berkembang menjadi olahraga strategi yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kemampuan membaca situasi, kerja sama pasangan, hingga ketenangan dalam mengambil keputusan.
Di situlah perempuan juga memiliki ruang yang sama untuk bersaing.
Andi Indah hadir membuktikan bahwa meja domino bukan hanya milik laki-laki. Dengan penuh percaya diri, ia ikut bertanding dan berbaur bersama peserta lain dari berbagai daerah. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol bahwa olahraga domino mulai diterima lebih luas oleh semua kalangan tanpa melihat gender.
Perjalanan dari Bulukumba menuju Soppeng bukan sekadar perjalanan mengikuti turnamen. Ada semangat besar yang dibawa, yakni menunjukkan bahwa perempuan juga mampu menjadi bagian dari perkembangan olahraga domino yang kini semakin populer di tengah masyarakat.
Suasana turnamen sendiri berlangsung meriah dan penuh keakraban. Para peserta tidak hanya datang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan antar komunitas domino dari
berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Semangat itulah yang terasa kuat dalam tagline kegiatan: “72 Community… Selalu di Hati.”
Tagline tersebut terus menggema sepanjang kegiatan berlangsung. Bagi para peserta, kalimat itu bukan hanya slogan biasa, melainkan simbol kekompakan dan rasa kekeluargaan yang dibangun dalam komunitas domino.
Tidak ada sekat antara daerah, profesi, usia, maupun gender. Semua duduk dalam satu arena yang sama, memainkan permainan strategi yang mengandalkan kecerdasan, kesabaran, dan komunikasi.
Turnamen ini juga memperlihatkan bahwa domino bukan semata soal keberuntungan kartu. Banyak pemain meyakini kemenangan justru lahir dari kemampuan menjaga emosi, membaca arah permainan lawan, serta membangun chemistry bersama pasangan.
Karena itu, olahraga domino kini mulai dipandang sebagai olahraga berpikir yang membutuhkan kemampuan strategi dan pengendalian diri.
Kehadiran Andi Indah di tengah kompetisi menjadi pesan kuat bahwa perempuan juga memiliki kemampuan untuk bersaing dalam olahraga strategi seperti domino. Ia tidak datang sebagai pelengkap suasana, tetapi sebagai bagian dari kompetisi itu sendiri.
Momen tersebut pun menjadi inspirasi bagi banyak perempuan lain agar tidak ragu ikut terlibat dalam dunia domino maupun berbagai kegiatan komunitas lainnya.
Open Turnamen Domino 72 Community Cup II akhirnya bukan hanya melahirkan persaingan dan juara, tetapi juga menghadirkan cerita tentang inklusivitas, kebersamaan, dan ruang yang terbuka bagi siapa saja.
Dan dari arena domino di Soppeng malam itu, satu pesan terasa begitu jelas, bahwa domino bukan hanya tentang permainan, tetapi juga tentang persaudaraan, penghargaan, dan kesempatan yang sama bagi semua.
(Red)
