Warga Kaget! Polres Soppeng Turun Langsung Nilai Pos Kamling, Ternyata Ini yang Terjadi di Empat Wilayah Sekaligus

Soppeng, Kabartujuhsatu.news– Suasana sejumlah desa di Kabupaten Soppeng mendadak ramai pada Rabu pagi (29/4/2026). Warga tampak berkumpul di sekitar Pos Keamanan Lingkungan (Sat Kamling) masing-masing. Kehadiran aparat kepolisian dari Polres Soppeng rupanya bukan tanpa alasan. Hari itu, Satuan Binmas Polres Soppeng resmi memulai penilaian Lomba Sat Kamling tingkat Polres yang langsung menyasar empat wilayah sekaligus.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah bersama jajaran. Kehadiran tim penilai ini sontak menarik perhatian masyarakat. Tidak hanya aparat Desa, para Kapolsek, Bhabinkamtibmas, hingga petugas Sat Kamling setempat juga terlihat bersiap menyambut rombongan.

Hari pertama penilaian difokuskan pada empat wilayah, yakni Polsek Donri-Donri, Polsek Marioriawa, Polsek Ganra, dan Polsek Lilirilau. Di setiap lokasi, tim melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari kesiapan pos kamling, kelengkapan administrasi, jadwal ronda, hingga keterlibatan aktif masyarakat.

Namun menariknya, kegiatan ini bukan sekadar penilaian lomba. Kasat Binmas juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi langsung kepada warga.

Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan di lingkungan masing-masing.

“Pos Kamling harus kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ini bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” tegasnya di hadapan warga.

Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Warga diminta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas, Kapolsek setempat, maupun melalui layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana dalam keterangannya menyampaikan bahwa lomba Sat Kamling ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keamanan lingkungan.

Menurutnya, keberadaan Sat Kamling merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Dengan adanya lomba ini, diharapkan setiap desa semakin termotivasi untuk meningkatkan kesiapan dan keaktifan warga dalam menjaga lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keamanan. Jika Sat Kamling aktif, maka potensi gangguan kamtibmas bisa ditekan sejak dini,” ujarnya.

Di sejumlah lokasi, antusiasme warga terlihat jelas. Beberapa pos kamling bahkan menampilkan inovasi seperti buku mutasi ronda yang rapi, peralatan keamanan lengkap, hingga jadwal jaga yang terstruktur. Kehadiran tim penilai juga menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk menunjukkan kesiapan mereka.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Warga berharap lomba Sat Kamling ini tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga mampu membangkitkan kembali budaya ronda malam yang sempat mulai berkurang.

Dengan adanya penilaian ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates