Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Kabar menggembirakan datang dari Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Bupati Andi Abdullah Rahim berhasil membuka peluang besar dukungan program perumahan setelah melakukan audiensi langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Wisma Mandiri 2, Jakarta, Senin (6/4/2026) itu menjadi momen penting bagi masa depan pembangunan perumahan di Luwu Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Rahim secara tegas menyampaikan bahwa kebutuhan rumah layak huni masih menjadi persoalan mendesak di daerahnya.
Terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
“Program bedah rumah dan penataan kawasan permukiman ini sangat kami harapkan. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi menyangkut kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat krusial agar program perumahan dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Kabar baik pun datang. Menteri Maruarar Sirait disebut memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang diajukan. Bahkan, ada sinyal kuat bahwa sejumlah program strategis akan segera direalisasikan.
Beberapa dukungan yang berpeluang digulirkan antara lain, Penambahan kuota program bedah rumah, Pengembangan kawasan permukiman yang lebih modern dan tertata, dan Kemudahan akses kredit bagi pengusaha properti lokal.
Langkah ini dinilai akan menjadi game changer bagi sektor perumahan di Luwu Utara.
Andi Rahim menegaskan bahwa sektor perumahan tidak hanya berdampak pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.
Menurutnya, jika pengusaha properti lokal mendapatkan akses kredit yang lebih mudah, maka pembangunan akan meningkat, lapangan kerja terbuka, dan daya beli masyarakat ikut terdongkrak.
“Ini akan berdampak luas. Dari pembangunan rumah, tenaga kerja terserap, ekonomi bergerak, hingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.
Bupati Luwu Utara itu juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha. Ia yakin, dengan kerja sama yang solid, ekosistem perumahan yang sehat dan berkelanjutan dapat terwujud.
Audiensi ini pun bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan langkah awal dari sinergi jangka panjang antara daerah dan pusat.
Dengan adanya komitmen dukungan dari pemerintah pusat, masyarakat Luwu Utara kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan hunian yang lebih layak dan terjangkau.
Pemerintah daerah sendiri memastikan akan terus mengawal setiap program yang dijanjikan agar benar-benar terealisasi dan tidak hanya berhenti pada wacana.
Pertemuan ini menjadi titik terang bagi masa depan perumahan di Luwu Utara. Jika semua rencana berjalan sesuai harapan, bukan tidak mungkin daerah ini akan mengalami percepatan pembangunan yang signifikan dalam waktu dekat.
(Red)









