Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, SDN 91 Pacongkang Desa Barang Kecamatan Liliriaja kembali menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan (Sanlat) yang berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sekolah yang bertujuan memperkuat pembentukan karakter Islami serta meningkatkan pemahaman keagamaan siswa sejak usia dini.
Pesantren Kilat Ramadhan diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias dan semangat. Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana religius terasa kental di lingkungan sekolah.
Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk, mulai dari tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, penguatan akhlak, motivasi ibadah, hingga pembinaan adab dan kedisiplinan.
Kepala Sekolah SDN 91 Pacongkang, Nurman Hade, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari strategi pembinaan karakter peserta didik.
Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral kepada siswa.
Melalui kegiatan ini, sekolah ingin memastikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan kepribadian Islami.
“Pesantren Ramadhan ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tahun selama bulan suci. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap pembentukan akhlak dan perilaku siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan karakter harus dilakukan secara konsisten dan terintegrasi dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk melalui program keagamaan seperti Sanlat Ramadhan.
Guru Pendidikan Agama Islam SDN 91 Pacongkang, Apriani, A.Ma., S.Pd.I., M.Pd.I., turut menegaskan bahwa Pesantren Kilat Ramadhan merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang berkelanjutan.
“Pesantren kilat atau Sanlat adalah kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan karakter Islami siswa. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai keislaman,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa dalam kegiatan ini siswa tidak hanya menerima materi ceramah, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam praktik ibadah seperti salat berjamaah, salat sunnah, serta pembiasaan membaca Al-Qur’an.
Para siswa juga mendapatkan materi tentang kisah teladan Nabi, pentingnya kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta bagaimana menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.
Suasana interaktif terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Banyak siswa yang aktif bertanya dan menunjukkan rasa ingin tahu tinggi terhadap materi yang disampaikan.
Hal ini menjadi indikator positif bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan mampu membangun kesadaran spiritual sekaligus meningkatkan pemahaman agama secara mendalam.
Adapun rangkaian kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H di SDN 91 Pacongkang meliputi:
Tadarus dan tahsin Al-Qur’an
Ceramah keislaman dan motivasi Ramadhan
Praktik salat berjamaah dan salat sunnah
Penguatan akhlak dan adab sehari-hari
Pembinaan kedisiplinan dan tanggung jawab
Kajian tentang puasa dan ibadah Ramadhan.
Durasi kegiatan disesuaikan dengan jadwal pembelajaran, dengan format setengah hari hingga satu hari penuh selama lima hari pelaksanaan.
Konsep terpadu ini dirancang agar siswa tetap mendapatkan pembelajaran agama secara maksimal tanpa mengabaikan kondisi fisik selama menjalankan ibadah puasa.
Pesantren Ramadhan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengisi waktu di bulan puasa dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah.
Ketua Komite SDN 91 Pacongkang Desa Barang, Asriadi, A.Ma., S.Sos., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan.
Ia mengungkapkan bahwa pihak komite turut terlibat sejak tahap rapat persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Dukungan ini merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman di sekolah.
“Kegiatan Pesantren Kilat ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai keislaman pada siswa. Kami mendukung penuh agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, guru, komite, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Melalui Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H ini, SDN 91 Pacongkang berharap mampu mendorong perubahan signifikan dalam pembentukan karakter peserta didik.
Sekolah ingin melahirkan generasi yang memiliki kecintaan terhadap ilmu, disiplin dalam beribadah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah.
Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh warga sekolah serta semakin menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ajaran Islam.
Dengan komitmen kuat dari pihak sekolah dan dukungan masyarakat, Pesantren Ramadhan di SDN 91 Pacongkang bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga fondasi penting dalam membangun generasi berkarakter Islami yang siap menghadapi tantangan masa depan.
(Redaksi Tim)



