Penanganan Banjir Manggala Mulai Dikerjakan, Dinas PU Makassar Normalisasi Drainase hingga Optimalkan Kolam Retensi -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Penanganan Banjir Manggala Mulai Dikerjakan, Dinas PU Makassar Normalisasi Drainase hingga Optimalkan Kolam Retensi

    Kabartujuhsatu
    Senin, 09 Maret 2026, Maret 09, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T16:49:52Z
    masukkan script iklan disini

     

    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan langkah nyata dalam upaya penanganan banjir di Kecamatan Manggala, khususnya di kawasan Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan genangan saat musim hujan.


    Sejumlah pekerjaan teknis mulai dilaksanakan sejak awal pekan ini, di antaranya normalisasi saluran drainase, penggantian box culvert, hingga optimalisasi fungsi kolam retensi guna memperlancar aliran air di kawasan tersebut.


    Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan sistem pengendalian banjir di kawasan permukiman padat penduduk di Makassar, sekaligus memastikan air hujan dapat mengalir dengan lebih baik menuju saluran pembuangan utama.


    Dalam tahap awal pekerjaan, tim dari Dinas PU Kota Makassar melakukan normalisasi saluran drainase yang selama ini mengalami penyempitan dan sedimentasi. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama air sulit mengalir ketika intensitas hujan tinggi.


    Selain itu, pemerintah juga melakukan penggantian box culvert yang dinilai sudah tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras. Infrastruktur drainase yang baru diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air sehingga potensi genangan dapat diminimalisir.


    Tak hanya itu, kolam retensi yang berada di kawasan tersebut juga akan dioptimalkan agar dapat menampung limpasan air dari saluran drainase sebelum dialirkan ke saluran pembuangan utama.


    Dengan langkah ini, sistem pengendalian banjir di kawasan Manggala diharapkan menjadi lebih efektif dan mampu mengurangi risiko genangan yang selama ini sering dikeluhkan warga.


    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan bahwa pekerjaan penanganan banjir yang saat ini dilaksanakan merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Makassar.


    Program ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir, termasuk kawasan Perumnas Antang di Kecamatan Manggala.


    “Penanganan ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari normalisasi drainase, penggantian box culvert yang sudah tidak optimal, hingga memaksimalkan fungsi kolam retensi agar aliran air dapat tertampung dengan baik,” ujar Zuhaelsi.


    Menurutnya, penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus melalui tahapan teknis yang terukur agar hasilnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat.


    Zuhaelsi juga menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh Dinas PU Makassar tidak dilakukan secara sembarangan. Seluruh pekerjaan dilakukan berdasarkan kajian teknis yang melibatkan akademisi serta tim ahli di bidang tata air dan infrastruktur perkotaan.


    Kajian tersebut bertujuan memastikan bahwa solusi yang diterapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu menjadi solusi jangka panjang dalam pengendalian banjir di wilayah Manggala.


    Dengan pendekatan berbasis kajian ilmiah, pemerintah kota berharap setiap pembangunan infrastruktur yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


    Lebih lanjut, Zuhaelsi menjelaskan bahwa upaya penanganan banjir ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang meminta agar penanganan banjir di kawasan Manggala dilakukan secara komprehensif.


    Arahan tersebut menekankan pentingnya penanganan banjir yang tidak hanya fokus pada satu titik, tetapi dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan sistem aliran air dari hulu hingga hilir.


    “Harapannya, ke depan warga tidak lagi harus menghadapi genangan bahkan mengungsi saat musim hujan,” tambahnya.


    Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar menegaskan bahwa pekerjaan penanganan banjir di kawasan Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, akan terus dimaksimalkan melalui berbagai langkah teknis yang terintegrasi.


    Pemerintah kota juga berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap kondisi drainase serta infrastruktur pengendali banjir lainnya agar dapat berfungsi secara optimal.


    Dengan upaya yang dilakukan secara bertahap dan terencana, diharapkan masalah banjir di kawasan Manggala Makassar dapat berkurang secara signifikan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman saat musim hujan.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini