Pasar Murah Makassar Jelang Idul Fitri 2026, Pemkot Turunkan Mobil Inflasi untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Pasar Murah Makassar Jelang Idul Fitri 2026, Pemkot Turunkan Mobil Inflasi untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 10 Maret 2026, Maret 10, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T16:28:35Z
    masukkan script iklan disini

     

    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Melalui program pasar murah keliling menggunakan mobil inflasi, Pemkot Makassar berupaya memastikan masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.


    Program ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang akhir Ramadan.


    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, program pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.


    “Melalui kegiatan ini kami berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri,” ujar Munafri usai memimpin rapat koordinasi di Balai Kota Makassar, Selasa (10/3/2026).


    Program pasar murah tersebut akan dilaksanakan secara mobile atau bergerak di berbagai kecamatan di Kota Makassar. Pemerintah kota menyiapkan sembilan unit mobil inflasi yang akan membawa berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang telah diintervensi oleh pemerintah.


    Kegiatan ini akan dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026, dan berlangsung selama sepuluh hari terakhir Ramadan.


    Dalam pelaksanaannya, tim dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar dan Dinas Perdagangan akan turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan operasi pasar murah.


    Selain itu, Pemkot Makassar juga menggandeng Perum Bulog guna memastikan pasokan bahan pangan tetap tersedia dan dapat dijual kepada masyarakat dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.


    “Teman-teman dari Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag akan turun bersama bahan kebutuhan pokok dari Bulog untuk membuat pasar murah di berbagai tempat setiap hari,” jelas Munafri.


    Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Saat ini, inflasi di Kota Makassar tercatat berada di angka 6,23 persen.


    Menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, sejumlah komoditas pangan biasanya mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Beberapa di antaranya adalah beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur.


    Karena itu, pemerintah daerah melakukan intervensi pasar agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi dan tetap berada dalam batas yang wajar.


    “Biasanya di periode akhir Ramadan harga mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan bisa berdampak pada inflasi. Karena itu pemerintah harus hadir memberikan solusi,” kata Munafri.


    Dalam operasi pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar umum.


    Beberapa komoditas yang disediakan antara lain:


    Beras SPHP sekitar Rp55.000 – Rp58.000 per kemasan


    Minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter


    Gula pasir sekitar Rp17.500 per kilogram


    Harga tersebut merupakan hasil intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil.


    Program ini juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat Makassar menjelang Lebaran.


    Pemkot Makassar menargetkan setiap hari akan dibuka sekitar delapan hingga sembilan titik pasar murah yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.


    Namun karena keterbatasan distribusi logistik, kegiatan tersebut akan dilakukan secara bergiliran di sejumlah kelurahan.


    Seluruh camat di Kota Makassar telah diminta untuk menyiapkan lokasi pelaksanaan pasar murah di wilayah masing-masing.


    Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan bertugas menyiapkan pasokan bahan pokok serta mengatur distribusinya ke lokasi kegiatan.


    “Semua kecamatan sudah standby. Pihak kecamatan menyiapkan lokasi, sementara dinas terkait menyiapkan bahan pokok yang akan dibawa ke lokasi pasar murah,” jelas Munafri.


    Untuk tahap awal, pasar murah dijadwalkan digelar di dua titik, yaitu:


    Jalan Kapasa Raya, halaman Masjid Nurul Amin


    Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mariso, Kompleks Pesona Dahlia


    Kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah tanpa harus pergi jauh ke pasar.


    Munafri menegaskan bahwa program pasar murah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Idul Fitri.


    Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, program ini juga bertujuan menekan laju inflasi agar tidak meningkat tajam.


    “Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menyambut Idul Fitri sekaligus memastikan inflasi di Kota Makassar tetap terkendali,” pungkasnya.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini