Suardi Aso Terpilih Aklamasi Pimpin MGMP Seni Budaya Soppeng 2026–2030, Siap Perkuat Kolaborasi Guru

Suardi Aso Terpilih Aklamasi Pimpin MGMP Seni Budaya Soppeng 2026–2030, Siap Perkuat Kolaborasi Guru



Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Suardi, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Aso atau Pa Guru, resmi dipercaya memimpin Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMA/SMK dan MA Kabupaten Soppeng periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pemilihan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus di kawasan Wisata Alam Lejja, Kabupaten Soppeng. Minggu (26/7/2026).

Kepercayaan yang diberikan seluruh guru Seni Budaya SMA/SMK dan MA se-Kabupaten Soppeng menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap kepemimpinan Suardi untuk membawa MGMP menjadi organisasi yang lebih aktif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sulawesi Selatan, Dr. H. Settaraming, S.Pd., M.Si., yang membawahi Kabupaten Soppeng, Wajo, dan Sidenreng Rappang (Sidrap).

Dalam sambutannya, Settaraming menegaskan bahwa MGMP merupakan wadah strategis bagi guru untuk meningkatkan kompetensi profesional, memperkuat kolaborasi, serta melahirkan inovasi pembelajaran yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

"Guru Seni Budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya bangsa. Karena itu, MGMP harus menjadi organisasi yang aktif dan produktif," ujarnya.

Mengusung tema "Berkarya Bersama, Majukan Seni Budaya dan Solidaritas", kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas guru maupun peserta didik.

Usai dilantik, Suardi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh ketua semata, melainkan oleh semangat kebersamaan seluruh anggota.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Mari kita jadikan MGMP sebagai rumah bersama untuk saling belajar, berbagi pengalaman, berkolaborasi, dan melahirkan karya-karya terbaik demi kemajuan pendidikan seni budaya di Kabupaten Soppeng," kata Suardi.

Ia menambahkan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 akan memprioritaskan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, lokakarya, diskusi akademik, pameran karya seni, hingga penguatan pembelajaran berbasis budaya lokal.

Menurutnya, seni budaya tidak hanya menjadi mata pelajaran di ruang kelas, tetapi juga media untuk membangun karakter, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap identitas daerah.

Suardi juga mengajak seluruh guru Seni Budaya untuk menjaga kekompakan dan terus memperkuat sinergi antarsekolah.

"Kita ingin membangun MGMP yang hidup, solid, dan produktif. Bersatu dalam aksi, berkolaborasi dalam karya, menginspirasi generasi, serta bersama-sama memajukan seni budaya Indonesia, khususnya di Kabupaten Soppeng," tegasnya.

Pemilihan Wisata Alam Lejja sebagai lokasi pelantikan dinilai memiliki makna tersendiri. Selain menawarkan suasana yang sejuk dan inspiratif, kawasan wisata andalan Kabupaten Soppeng itu diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas para pendidik dalam mengembangkan pembelajaran berbasis seni, budaya, dan kearifan lokal.

Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Suardi Aso, MGMP Seni Budaya SMA/SMK dan MA Kabupaten Soppeng diharapkan semakin berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus menjadi motor penggerak pelestarian seni dan budaya daerah melalui dunia pendidikan. Organisasi profesi seperti MGMP memang memiliki peran penting sebagai forum kolaborasi dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates