Tak Ada Sekat, Kapolres Soppeng Buka Pintu untuk Wartawan: “Kalau Mau Ngopi, Boleh”

Tak Ada Sekat, Kapolres Soppeng Buka Pintu untuk Wartawan: “Kalau Mau Ngopi, Boleh”


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.I.K., S.H., M.H., menunjukkan pendekatan komunikasi yang berbeda dengan membuka ruang interaksi secara langsung bersama insan pers.

Usai menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan eksploitasi seksual anak dan pelecehan seksual, Rabu malam (2/9/2026), Kapolres Soppeng mengundang puluhan wartawan masuk ke ruang kerjanya.

Suasana yang awalnya berlangsung formal berubah menjadi lebih cair. Para wartawan diajak berbincang santai sembari menikmati minuman dan makanan ringan yang disediakan di ruangan Kapolres.

AKBP Hari Budiyanto mengatakan, dirinya sengaja mengundang para jurnalis untuk melihat langsung ruang kerja Kapolres sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka.

“Memang sengaja kami undang untuk melihat ruangan Kapolres,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap siapa saja, termasuk para jurnalis yang selama ini menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Bahkan, Kapolres yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Enrekang itu mempersilakan wartawan untuk berkomunikasi dalam suasana yang lebih santai.

“Kalau ada wartawan mau ajak ngopi di warkop, boleh juga,” katanya sembari tersenyum.

Pernyataan tersebut membuat suasana pertemuan semakin mencair. Tidak terlihat lagi sekat formal antara pejabat kepolisian dan awak media.

Dalam perbincangan tersebut, sejumlah wartawan juga menyampaikan berbagai masukan terkait persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Salah satunya mengenai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi saat pemadaman listrik oleh PLN.

Para jurnalis menyampaikan pentingnya informasi mengenai jadwal dan penyebab pemadaman agar masyarakat dapat mengetahui kondisi tersebut dan melakukan langkah antisipasi.

Menanggapi masukan itu, AKBP Hari Budiyanto menyatakan akan berkomunikasi dengan pihak PLN terkait jadwal maupun penyebab pemadaman listrik.

Menurutnya, informasi yang jelas kepada masyarakat penting untuk mencegah munculnya persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kapolres juga mengajak insan pers untuk bersama-sama membantu Polres Soppeng menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Ia menilai jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra kepolisian dalam menjaga suasana daerah tetap aman.

Di sisi lain, AKBP Hari Budiyanto mengakui masih ada sejumlah hal dalam pelayanan kepolisian yang perlu dibenahi.

Ia berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar pelayanan Polres Soppeng kepada masyarakat semakin baik.

“Kalau ada yang masih kurang, akan kami upayakan untuk terus diperbaiki,” ujarnya.

Kapolres juga membuka komunikasi langsung dengan para jurnalis. Ia mempersilakan wartawan menghubunginya melalui WhatsApp apabila terdapat hal yang ingin ditanyakan berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Jamuan minuman dan makanan ringan menjadi pelengkap obrolan malam itu.

Bagi para wartawan yang hadir, momen tersebut tidak sekadar pertemuan setelah konferensi pers, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pimpinan kepolisian dan insan pers.

Pendekatan tanpa sekat itu sekaligus menunjukkan upaya AKBP Hari Budiyanto membangun hubungan yang lebih dekat dengan wartawan sebagai salah satu mitra strategis kepolisian di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates