Musran Kwarran Lalabata Berakhir, Muhammad Husni Kembali Dipercaya Pimpin Pramuka

Musran Kwarran Lalabata Berakhir, Muhammad Husni Kembali Dipercaya Pimpin Pramuka


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, menghasilkan keputusan penting. Muhammad Husni, S.Pd., M.Pd., kembali dipercaya sebagai Ketua Kwarran Lalabata untuk masa bakti 2026–2029.

Keputusan itu lahir dalam Musran yang digelar di Aula Kecamatan Lalabata, Rabu (16/9/2026). Forum tersebut dihadiri para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dari berbagai satuan pendidikan se-Kecamatan Lalabata.

Peserta berasal dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA.

Musran menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi sekaligus merumuskan arah pembinaan Gerakan Pramuka Lalabata untuk tiga tahun ke depan.

Ketua Panitia, Kak Asrianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Musran berjalan dengan dukungan berbagai pihak.

Ia menilai forum tersebut penting untuk menyatukan langkah antara Kwarran, Mabigus dan seluruh Gugus Depan.

“Melalui forum ini diharapkan dapat terbangun kesamaan persepsi, komunikasi, dan komitmen antara Kwartir Ranting, Majelis Pembimbing Gugus Depan, serta seluruh Gugus Depan,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai pandangan, saran dan gagasan yang muncul selama musyawarah menjadi bahan dalam menentukan program pembinaan Pramuka Lalabata ke depan.

Ketua Mabiran Kecamatan Lalabata, Risqun, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan peran Pramuka dalam membina generasi muda.

Ia mengatakan Pramuka memiliki ruang strategis untuk menanamkan kedisiplinan, jiwa patriotisme, kepedulian sosial serta nilai-nilai karakter kepada generasi muda.

“Peran aktif Pramuka sangat kita butuhkan dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif serta membimbing mereka menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” katanya.

Risqun juga mengingatkan agar solidaritas antarunsur Pramuka terus dijaga. Setiap perbedaan pandangan dalam organisasi diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan.

Ia turut mendorong agar program kerja yang disusun Kwarran benar-benar menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Sinergi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan serta berbagai pemangku kepentingan juga dinilai perlu diperkuat.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang diwakili Ketua Harian, Kak Hadi Indra Jaya, S.IP., menyoroti pentingnya regenerasi dan pengabdian dalam organisasi.

Menurutnya, pembinaan generasi muda menjadi bagian penting dari peran Gerakan Pramuka dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Musran, kata dia, bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga kesempatan melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah baru.

“Regenerasi dan pengabdian merupakan bagian penting dalam upaya memajukan Pramuka serta mewujudkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat melalui semangat musyawarah,” ujarnya.

Agenda pemilihan Ketua Kwarran menjadi salah satu bagian penting dalam Musran. Setelah melalui pembahasan dan penyampaian aspirasi peserta, Muhammad Husni kembali ditetapkan sebagai Ketua Kwarran Lalabata periode 2026–2029.

Keputusan tersebut menjadi dasar bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan pembinaan Gerakan Pramuka di wilayah Lalabata.

Kepengurusan periode mendatang diharapkan mampu memperkuat Gugus Depan, meningkatkan partisipasi anggota, serta membangun kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah dan masyarakat.

Dengan mandat baru tersebut, Kwarran Lalabata diharapkan tidak hanya aktif dalam agenda organisasi, tetapi juga semakin hadir dalam pembentukan generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter dan memiliki kepedulian sosial.

Hasil Musran selanjutnya dituangkan dalam keputusan dan berita acara sesuai ketentuan organisasi Gerakan Pramuka.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates