Soppeng, Kabartujuhsatu.news, PT PLN (Persero) ULP Soppeng mengumumkan adanya pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada Selasa, 8 September 2026.
Pengaturan beban tersebut dilakukan dalam rangka pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan sekaligus menjaga keandalan dan kestabilan sistem kelistrikan.
Berdasarkan pengumuman PLN ULP Soppeng, pemadaman listrik akan berlangsung secara bertahap dengan waktu dan wilayah terdampak sebagai berikut:
Pukul 12.30–16.30 WITA
RSUD Latemmamala
Desa Maccile (Makkuntu)
Kelurahan Lemba
Sebagian Kelurahan Lapajung
Pukul 16.30–19.30 WITA
Desa Lalabata Riaja
Desa Panincong
Desa Patampanua
Sebagian Desa Tellulimpoe
Pukul 18.00–21.00 WITA
Desa Maccile (Mallanroe, Warue, sebagian Telagae)
Kelurahan Lalabata Rilau, meliputi sejumlah kawasan seperti Jl. Salotungo, Jl. Lakita, Jl. Tujuh Waliwali, Lolloe, Kubba, Togigi, Laempa, Tikkao, Taletting, Lappaloang dan Dapanna
Kantor Bupati Soppeng
Kantor DPRD Soppeng
Wilayah perkantoran SKPD
Desa Pattojo, khususnya Dusun Timpalaja
Pukul 20.30–23.30 WITA
Desa Maccile (Akkampeng)
Desa Belo
Desa Ganra
Desa Enrekeng
Desa Lompulle
Desa Labokong
Desa Leworeng
Desa Kessing
Desa Tottong
Kelurahan Salokaraja
PLN menyampaikan bahwa jadwal tersebut merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi pemadaman dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.
Penyesuaian tersebut dilakukan karena sistem kelistrikan Sulbagsel masih berada dalam tahap transisi pemulihan.
“Hal ini semata-mata demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan serta memastikan keselamatan petugas yang bertugas di lapangan,” demikian informasi PLN ULP Soppeng.
PLN juga meminta dukungan masyarakat agar proses pemeliharaan dan pemulihan sistem kelistrikan dapat berjalan dengan lancar sehingga kondisi kelistrikan segera kembali normal.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengantisipasi pemadaman dengan mengatur aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama periode tersebut.
(Red)
