Masih Nekat Jualan di Atas Trotoar, Satpol PP Turun Tangan di Pasar Sentral Soppeng


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pasar Sentral Soppeng kembali menjadi sorotan. Meski pemerintah daerah terus melakukan pembenahan dan penataan kawasan pasar agar terlihat lebih rapi dan nyaman, masih ditemukan sejumlah pedagang yang nekat berjualan di atas trotoar hingga menutupi saluran air.

Kondisi tersebut membuat aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Soppeng kembali turun tangan melakukan penertiban pada Kamis pagi (14/5/2026).

Penertiban dipimpin langsung oleh Kabid Trantib Satpol PP, Amriyadi, bersama sejumlah personel yang menyisir area luar pasar hingga badan jalan yang dipenuhi lapak pedagang.

Petugas menegur para pedagang yang masih menggunakan fasilitas umum sebagai tempat berjualan. Trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki terlihat dipenuhi barang dagangan, bahkan beberapa saluran air tertutup lapak sehingga mengganggu kebersihan dan aliran drainase.

Menurut Amriyadi, langkah penertiban tersebut bukan semata-mata untuk melarang masyarakat mencari nafkah, tetapi demi menciptakan kawasan pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

“Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar termasuk got saluran air demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pejalan kaki,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah memberikan ruang bagi pedagang di dalam area pasar. Bahkan, sejumlah los pasar sudah diperbaiki dan ditata agar para pedagang bisa berjualan dengan lebih nyaman dan tertib.

Namun kenyataannya, masih ada pedagang yang memilih membuka lapak di luar area pasar karena dianggap lebih strategis dan mudah dijangkau pembeli. Akibatnya, setiap hari pasar ramai, khususnya Kamis dan Minggu, kondisi jalan di sekitar Pasar Sentral Soppeng kerap mengalami kemacetan.

Warga yang melintas juga mengeluhkan sempitnya akses jalan akibat lapak pedagang yang memakan badan jalan. Selain mengganggu arus kendaraan, keberadaan lapak di atas trotoar membuat pejalan kaki terpaksa turun ke jalan raya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng sendiri terus berupaya melakukan pembenahan kawasan pasar agar tidak terkesan kumuh. Penataan dilakukan secara bertahap mulai dari perbaikan los, kebersihan pasar, hingga penertiban pedagang yang masih melanggar aturan.

Satpol PP berharap para pedagang dapat bekerja sama dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama serta menjaga wajah Pasar Sentral Soppeng sebagai pusat ekonomi masyarakat.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates