Sidrap, Kabartujuhsatu.news, Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama tenaga pendidik dengan menyerahkan santunan kepada dua guru yang menjadi korban musibah kebakaran. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Jumat (10/4/2026).
Kedua penerima santunan yakni Melda Damayanti, guru SD 10 Pangkajene, dan Marham Dance, guru SMK Sidrap.
Mereka sebelumnya terdampak kebakaran yang terjadi pada 19 Maret 2026, yang mengakibatkan kerugian materiil cukup besar dan mengganggu aktivitas keseharian mereka.
Dalam kunjungan tersebut, Nurkanaah hadir didampingi oleh jajaran pengurus PGRI Kabupaten Sidrap, termasuk sekretaris dan pengurus cabang.
Kehadiran rombongan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan kepedulian dari dunia pendidikan terhadap rekan sejawat yang tengah mengalami musibah.
Dalam sambutannya, Nurkanaah menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang menimpa kedua tenaga pendidik tersebut.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban, sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit kembali.
“Semoga santunan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi bentuk nyata kepedulian kita bersama, khususnya dari PGRI dan Dinas Pendidikan kepada para tenaga pendidik yang sedang menghadapi cobaan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi tingginya solidaritas yang ditunjukkan oleh keluarga besar dunia pendidikan di Kabupaten Sidrap.
Menurutnya, kepedulian seperti ini merupakan wujud nyata nilai gotong royong yang masih terjaga dengan baik di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Sekretaris PGRI Sidrap, Muslimin, menjelaskan bahwa dana santunan yang terkumpul berasal dari hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari peserta didik, guru, hingga seluruh unsur pendidik di daerah tersebut.
Partisipasi luas ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Total bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan kepada korban mencapai Rp150.762.000.
Dana tersebut diharapkan dapat membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan pascakebakaran serta mempercepat proses pemulihan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan materiil, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan dan kepedulian antar tenaga pendidik di Kabupaten Sidrap.
Di tengah musibah, semangat kebersamaan dan solidaritas tetap menjadi fondasi utama dalam saling menguatkan dan membantu sesama.
(Red)










