Medan, Kabartujuhsatu.news, Aparat kepolisian dari Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama Bea dan Cukai tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait video viral yang memperlihatkan sejumlah pengunjung dalam kondisi tidak sadarkan diri atau “bergelimpangan” di sebuah tempat hiburan malam.
Lokasi yang menjadi sorotan dalam video tersebut diketahui berada di Helen’s Night Market yang terletak di Jalan Setia Budi, Medan. Video yang beredar luas di media sosial itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama terkait dugaan adanya penyalahgunaan narkotika atau konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Penyelidikan awal dilakukan pada Senin (6/4) siang dengan mendatangi langsung lokasi kejadian. Petugas melakukan pencocokan antara visual dalam video yang viral dengan kondisi nyata di lapangan guna memastikan keaslian lokasi.
Dalam proses pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah bekas muntahan yang diduga berasal dari para pengunjung yang terekam dalam video.
Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa telah terjadi insiden yang melibatkan kondisi fisik pengunjung yang tidak normal.
Selain itu, aparat juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai ruangan yang ada di dalam tempat hiburan malam tersebut.
Tidak hanya fokus pada lokasi kejadian, tim gabungan juga menelusuri kemungkinan adanya zat berbahaya yang dikonsumsi, termasuk dengan memeriksa minuman yang disajikan di tempat tersebut.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini.
“Kami bersama Bea dan Cukai tengah melakukan pendalaman di tempat hiburan malam yang beberapa waktu lalu videonya viral di dunia maya. Ada beberapa ruangan yang kami periksa, termasuk minuman dengan kandungan alkohol,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya praktik penyalahgunaan narkoba, pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
Menurutnya, komitmen Polrestabes Medan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika tidak akan ditoleransi dalam bentuk apa pun, termasuk di tempat hiburan malam.
“Penyelidikan masih kami lakukan. Jika ditemukan praktik penyalahgunaan narkoba, tindakan tegas pasti akan kami lakukan,” tegasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak guna mengungkap secara jelas penyebab kejadian dalam video viral tersebut. Kasus ini pun menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera menemukan titik terang.
(RZ)









