Momentum Hari Jadi Soppeng ke-765, Guru SDN 91 Pacongkang Kompak Kenakan Pakaian Adat Bugis -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Daftar Blog Saya

    Momentum Hari Jadi Soppeng ke-765, Guru SDN 91 Pacongkang Kompak Kenakan Pakaian Adat Bugis

    Kabartujuhsatu
    Rabu, 08 April 2026, April 08, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T06:34:21Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam rangka menyemarakkan puncak peringatan Hari Jadi Soppeng ke-765 yang mengusung tema “Soppeng Sehat, Maju, Tangguh Berkelanjutan”, para guru UPT SD Negeri 91 Pacongkang, Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, menunjukkan kekompakan dengan mengenakan pakaian adat Bugis pada Rabu (8/4/2026).


    Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus kebanggaan terhadap daerah yang dikenal sebagai Bumi Latemmamala.


    Seluruh tenaga pendidik bersama operator sekolah tampak antusias mengikuti kegiatan dengan balutan busana adat yang mencerminkan identitas budaya lokal.

     

    Kepala UPT SD Negeri 91 Pacongkang, Nurman Hade, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai kecintaan terhadap budaya sekaligus memperkuat rasa persatuan di lingkungan sekolah.


    “Ini adalah bentuk rasa syukur kami sekaligus wujud kecintaan terhadap daerah. Melalui momentum Hari Jadi Soppeng, kami ingin menunjukkan bahwa budaya lokal tetap menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan,” ujarnya.


    Menurutnya, penggunaan pakaian adat tidak hanya sekadar simbol perayaan, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter bagi peserta didik. Hal ini sejalan dengan upaya membangun pendidikan yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya lokal.


    Ia menambahkan bahwa pendidikan di era modern perlu mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya, sehingga mampu menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.


    Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pendidikan berbasis karakter melalui pembiasaan nilai-nilai budaya, etika, dan kearifan lokal. Tradisi seperti ini rutin dilaksanakan, baik pada peringatan Hari Jadi Soppeng maupun Hari Guru Nasional.


    Suasana kebersamaan tampak begitu kuat dalam kegiatan tersebut. Para guru terlihat kompak dan penuh semangat, mencerminkan solidaritas yang tinggi serta rasa memiliki terhadap daerah.


    Ketua Komite SDN 91 Pacongkang, Asriadi, A.Ma., S.Sos, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa peringatan Hari Jadi Soppeng bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting dalam memperkuat persatuan masyarakat.


    “Peringatan ini adalah simbol pemersatu. Ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah, refleksi ketangguhan budaya, serta momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah,” ungkapnya.


    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Hari Jadi Soppeng merupakan representasi lahirnya sebuah peradaban, bukan sekadar pembentukan wilayah administratif.


    “Oleh karena itu, istilah yang tepat adalah Hari Jadi Soppeng, karena merujuk pada sejarah panjang terbentuknya identitas dan budaya masyarakat,” tambahnya.


    Penggunaan pakaian adat dalam peringatan hari jadi kini telah menjadi tradisi yang semakin populer di berbagai kalangan. Selain melestarikan budaya, hal ini juga menjadi sarana menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap daerah.


    Pemerintah daerah pun terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Hari Jadi Soppeng sebagai bagian dari upaya menjaga warisan sejarah dan budaya lokal.


    Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para guru SDN 91 Pacongkang, diharapkan nilai-nilai positif dari peringatan ini dapat terus diwariskan kepada generasi emas di masa mendatang.


    Momentum ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekuatan budaya, persatuan, dan karakter masyarakatnya.


    (Red/ASRD)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini