Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pertandingan panas tersaji pada partai kedua turnamen mini soccer Al Anbiya Cup 1 tahun 2026, Kamis (23/4/2026).
Laga yang mempertemukan Sewo Junior melawan Ventrax berlangsung sengit sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Kedua tim tampil ngotot, namun satu gol dramatis di akhir pertandingan menjadi penentu kemenangan.
Sejak babak pertama dimulai, Sewo Junior yang mengenakan kostum cokelat langsung mengambil alih permainan.
Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Ventrax. Kolaborasi Nuge dan Gibran beberapa kali membuat lini belakang Ventrax kerepotan.
Bahkan peluang emas sempat tercipta, namun penyelesaian akhir masih belum menemui sasaran.
Ventrax yang tampil dengan kostum hitam mencoba bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Meski begitu, rapatnya pertahanan Sewo Junior membuat Ventrax kesulitan menembus area berbahaya.
Hingga pertandingan babak pertama berakhir, skor masih bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua yang dimulai pukul 16.38, tempo permainan semakin meningkat.
Sewo Junior langsung tampil menyerang. Farhan hampir membuka keunggulan lewat tendangan datar ke arah sudut kanan gawang, namun bola hanya melintas tipis di samping tiang.
Ventrax tidak tinggal diam. Mereka mencoba membalas melalui serangan balik cepat. Namun peluang yang tercipta masih belum mampu dikonversi menjadi gol.
Pertandingan semakin menegangkan ketika Nuge mendapat peluang emas melalui tendangan sudut yang dikirim Riki. Sayangnya, kesempatan tersebut kembali gagal dimanfaatkan.
Ventrax juga nyaris mencuri gol lewat sontekan Asraf di depan gawang.
Situasi sempat membuat panik barisan pertahanan Sewo Junior, namun penjaga gawang masih mampu mengamankan bola. Kedua tim terus saling menyerang.
Sewo Junior kemudian meningkatkan intensitas serangan. Terjadi kemelut di depan gawang Ventrax hingga tiga kali berturut-turut, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Riki yang menjadi pengatur serangan mencoba peruntungan lewat tendangan bebas langsung ke mulut gawang, namun kembali belum membuahkan hasil.
Tekanan terus dilakukan Sewo Junior. Beberapa peluang emas kembali tercipta dari situasi bola mati dan kemelut di depan gawang Ventrax. Namun, kokohnya pertahanan Ventrax membuat skor tetap tidak berubah.
Ventrax sempat mendapatkan momentum melalui serangan balik cepat. Akan tetapi, lini belakang Sewo Junior tampil disiplin dan mampu menggagalkan peluang tersebut.
Pertandingan terlihat akan berakhir imbang tanpa gol, Namun drama terjadi di penghujung laga. Sewo Junior melakukan serangan balik cepat.
Bola liar di depan gawang Ventrax menciptakan kemelut. Tiga kali percobaan dilakukan pemain Sewo Junior, hingga akhirnya Riki berhasil melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Ventrax.
Gol! Sewo Junior unggul 1-0 di detik-detik akhir pertandingan.
Ventrax mencoba merespons cepat, namun waktu tidak cukup. Hanya berselang sekitar 10 detik setelah gol tercipta, wasit langsung meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Kemenangan dramatis ini disambut sorak-sorai pemain dan pendukung Sewo Junior. Mereka berhasil mengamankan tiga poin penting setelah melalui laga yang penuh tekanan.
Hasil akhir, Sewo Junior menang tipis 1-0 atas Ventrax dalam pertandingan yang berlangsung menegangkan hingga detik terakhir.
(Red)







