Safari Ramadan di Manggala, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Prioritas -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Safari Ramadan di Manggala, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Prioritas

    Kabartujuhsatu
    Kamis, 12 Maret 2026, Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T06:24:01Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembangunan di Kecamatan Manggala menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kota Makassar.


    Hal tersebut disampaikan saat ia melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar malam ke-23 di Masjid Jami Nurul Ilham Kassi, Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kamis (12/3/2026).


    Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Munafri menyampaikan bahwa Kecamatan Manggala merupakan satu dari 15 kecamatan di Kota Makassar yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.


    Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang harus segera ditangani, mulai dari penataan wilayah, pembangunan infrastruktur, hingga kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.


    “Masih terdapat berbagai persoalan yang perlu mendapat penanganan khusus, mulai dari penataan wilayah hingga kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Munafri.


    Ia menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar bukan hanya sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


    Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah masing-masing.


    “Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang ada di wilayah,” tambahnya.


    Salah satu persoalan yang mendapat perhatian khusus adalah banjir tahunan yang kerap terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Manggala, terutama di kawasan Blok 8 dan Blok 10. Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai daerah yang sering terdampak banjir saat curah hujan tinggi.


    Munafri, yang akrab disapa Appi, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah melakukan koordinasi lintas kewenangan untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.


    Ia mengakui bahwa tidak semua persoalan yang terjadi di wilayah tersebut berada dalam kewenangan pemerintah kota, namun pihaknya tetap berupaya mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasinya.


    “Kita sudah melakukan koordinasi lintas kewenangan karena tidak semuanya menjadi kewenangan pemerintah kota,” jelasnya.


    Ia memastikan bahwa penanganan banjir di kawasan tersebut akan mulai dilakukan secara bertahap melalui perencanaan pembangunan yang terstruktur. Pemerintah kota, kata dia, berkomitmen untuk membenahi berbagai persoalan infrastruktur agar dampak banjir dapat diminimalkan di masa mendatang.


    “Tahun ini kita harus mulai membenahi sedikit demi sedikit supaya tidak terjadi lagi banjir yang lebih besar,” katanya.


    Menurut Munafri, keberhasilan program pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Tanpa keterlibatan masyarakat, berbagai program yang dirancang pemerintah tidak akan berjalan maksimal.


    “Apapun yang dilakukan pemerintah kalau tidak mendapat dukungan masyarakat tentu tidak akan maksimal. Begitu juga sebaliknya, kegiatan masyarakat juga membutuhkan keterlibatan pemerintah agar dapat terlaksana secara optimal,” ujarnya.



    Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.


    Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan kegiatan positif.


    “Artinya seminggu lagi Ramadan ini akan meninggalkan kita. Rugi kalau Ramadan hanya berlalu begitu saja tanpa ada bekas yang ditinggalkan,” ungkapnya di hadapan jamaah usai salat Isya dan Tarawih.


    Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam mencegah banjir. Salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan rutin membersihkan saluran air dan selokan di sekitar rumah.


    Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan akan sangat membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi masalah di beberapa wilayah Kota Makassar.


    “Kalau dimulai dari rumah kita sendiri, lalu menular ke tetangga dan lingkungan sekitar, insyaallah akan memberikan hasil yang baik,” katanya.


    Munafri juga meminta camat, lurah, serta para ketua RT dan RW untuk berperan aktif sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Aparat wilayah diharapkan dapat menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.


    “Tugas Pak Camat, Pak Lurah, RT dan RW adalah menyampaikan persoalan yang ada di wilayahnya agar pemerintah bisa hadir menyelesaikannya,” tuturnya.


    Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, Munafri berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai persoalan yang ada di wilayah dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui sinergi dan kolaborasi yang baik.


    Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Bosowa Peduli juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian kepada warga selama bulan Ramadan.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini