Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Suasana duka menyelimuti keluarga besar SMP Negeri 2 Lilirilau, Kabupaten Soppeng, menyusul wafatnya Kepala SMPN 2 Lilirilau, Joharuddin. Kepergian sosok pendidik tersebut turut meninggalkan duka mendalam bagi dunia pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, hadir melayat sekaligus melepas jenazah almarhum pada Senin (6/7/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Soppeng itu menjadi wujud empati pemerintah daerah kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus penghargaan atas pengabdian almarhum selama menjadi pendidik.
Dalam sambutannya, Wabup Selle KS Dalle menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Joharuddin. Ia mengajak seluruh keluarga dan pelayat untuk mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Joharuddin, Kepala SMP Negeri 2 Lilirilau. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta memberikan ketabahan dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.
Menurut Selle KS Dalle, kepergian almarhum tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh warga sekolah, para siswa, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Ia mengatakan, selama memimpin SMP Negeri 2 Lilirilau, almarhum dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik.
"Kami menyadari bahwa keluarga besar SMPN 2 Lilirilau merasa kehilangan. Anak-anak yang selama ini dibimbing dan dididik oleh beliau tentu merasa kehilangan. Bahkan Pemerintah Kabupaten Soppeng sungguh-sungguh sangat kehilangan atas kepergian beliau," katanya.
Wabup menilai, dedikasi seorang guru maupun kepala sekolah tidak hanya diukur dari lamanya masa pengabdian, tetapi juga dari jejak kebaikan yang ditinggalkan melalui ilmu yang diberikan kepada peserta didik.
Ia meyakini, banyak alumni SMPN 2 Lilirilau yang saat ini telah berhasil di berbagai bidang merupakan bagian dari hasil kerja keras dan dedikasi almarhum selama mengabdi di dunia pendidikan.
"Tentu selama pengabdiannya ada banyak jasa-jasa baik beliau. Tidak sedikit anak-anak yang pernah dibimbing dan dididik kini sukses dan berhasil di mana pun mereka berada. Itulah yang menjadi bekal dan menjadi amal jariyah bagi almarhum, insyaallah," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Selle KS Dalle, atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, secara resmi melepas jenazah almarhum untuk dimakamkan sesuai syariat Islam.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami melepas almarhum dan menyerahkannya untuk diurus dengan sebaik-baiknya sebagaimana layaknya seorang muslim. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya," pungkasnya.
Kepergian Joharuddin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, para guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta para alumni yang pernah merasakan bimbingan dan keteladanan beliau.
Semoga segala amal ibadah dan pengabdian almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
(Red)
