Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Prestasi gemilang yang berhasil diraih atlet Petanque dan Pickleball Tim PGRI Soppeng pada ajang Porseninjar bukanlah keberhasilan yang hadir secara instan. Di balik setiap medali, sorak kemenangan, dan rasa bangga yang dirasakan hari ini, tersimpan jejak perjuangan panjang seorang pendidik sekaligus pegiat olahraga yang dengan tulus mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya demi kemajuan olahraga di Kabupaten Soppeng. Sosok itu adalah Almarhum Muhlis, S.Pd., M.Pd.
Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun dunia olahraga. Beliau bukan sekadar memberikan dukungan dari balik layar, tetapi terjun langsung memperkenalkan, membina, dan mengembangkan cabang olahraga Petanque dan Pickleball di Kabupaten Soppeng. Dengan semangat yang tak pernah surut, beliau mengajak guru, pelajar, serta masyarakat luas untuk mengenal dan mencintai kedua cabang olahraga tersebut.
Pada masa ketika Petanque dan Pickleball masih asing di telinga banyak orang, Almarhum Muhlis terus bergerak tanpa mengenal lelah. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi, pembinaan, latihan, hingga penyelenggaraan kompetisi, beliau menanamkan keyakinan bahwa olahraga bukan hanya tentang meraih kemenangan, melainkan juga menjadi wadah untuk membentuk karakter, menumbuhkan sportivitas, melatih disiplin, serta mempererat persaudaraan.
Perjuangan tersebut tentu tidak selalu berjalan mulus. Keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya peralatan, serta tantangan dalam membangun minat masyarakat menjadi bagian dari perjalanan yang harus dihadapi. Namun, semua itu tidak pernah mematahkan semangat beliau. Justru dari berbagai keterbatasan itulah lahir tekad yang semakin kuat untuk meletakkan fondasi bagi tumbuh dan berkembangnya Petanque dan Pickleball di Kabupaten Soppeng.
Kini, ketika atlet-atlet Tim PGRI Soppeng berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Porseninjar, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa benih perjuangan yang pernah ditanam Almarhum Muhlis telah tumbuh subur dan mulai membuahkan hasil. Prestasi yang diraih hari ini bukan hanya milik para atlet, tetapi juga menjadi buah dari dedikasi, ketulusan, dan pengabdian beliau yang telah membuka jalan bagi lahirnya generasi-generasi atlet berprestasi.
Warisan terbesar Almarhum Muhlis bukan semata-mata deretan prestasi, melainkan semangat juang, nilai pengabdian, serta pondasi pembinaan yang akan terus menjadi inspirasi bagi para penerus. Selama Petanque dan Pickleball terus berkembang di Kabupaten Soppeng, selama para atlet terus berjuang membawa nama daerah di berbagai kejuaraan, selama itu pula nama Almarhum Muhlis akan tetap hidup dalam setiap langkah perjuangan mereka.
Selamat jalan, Guru.
Terima kasih atas segala dedikasi, pengabdian, dan keteladanan yang telah engkau wariskan. Jasamu akan selalu dikenang, bukan hanya dalam kenangan, tetapi juga dalam setiap prestasi yang terus lahir dari tangan-tangan atlet yang pernah merasakan hasil perjuanganmu.
Engkau mungkin telah berpulang, tetapi semangatmu akan terus hidup dalam setiap lemparan bola Petanque, setiap pukulan Pickleball, serta dalam setiap kemenangan yang mengharumkan nama Kabupaten Soppeng.
Al-Fatihah untuk Almarhum Muhlis, S.Pd., M.Pd. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Penulis : Abd Asis,.S.Pdi (Minggu (5/7/2026)
(Red)
