Bursa Pilkades Mattabulu Mulai Menghangat, Tiga Tokoh Pendidik Masuk Perbincangan Masyarakat

Bursa Pilkades Mattabulu Mulai Menghangat, Tiga Tokoh Pendidik Masuk Perbincangan Masyarakat

Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Dinamika politik di Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng mulai menunjukkan geliat meski tahapan resmi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) belum dimulai. Di berbagai ruang diskusi masyarakat, mulai dari warung kopi hingga forum warga, pembicaraan mengenai figur yang dinilai layak memimpin Desa semakin mengemuka.Jumat (3/7/2026). 

Sejumlah nama pun mulai disebut dalam berbagai percakapan warga. Menariknya, perhatian masyarakat banyak tertuju kepada tiga tokoh yang memiliki latar belakang di dunia pendidikan dan dinilai memiliki pengalaman kepemimpinan serta rekam jejak pengabdian di lingkungan masing-masing.

Salah satu nama yang kerap diperbincangkan adalah Muhammad Arzak, yang saat ini menjabat sebagai Kepala SD Negeri 21 Mattabulu. Kiprahnya di bidang pendidikan serta kedekatannya dengan masyarakat membuat namanya masuk dalam pembahasan sejumlah warga sebagai salah satu figur yang berpotensi maju apabila memutuskan mengikuti kontestasi Pilkades.

Selain itu, nama Sukarno, S.Pd, juga turut menjadi perhatian. Tokoh pendidikan yang telah memasuki masa purna bakti setelah mengabdi sebagai Kepala SD Negeri 225 Cirowali tersebut dinilai memiliki pengalaman panjang dalam memimpin lembaga pendidikan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan namanya tetap diperhitungkan dalam berbagai diskusi masyarakat.

Nama lainnya adalah Abdul Asis, S.Pd.I, mantan Kepala SD Negeri 237 Aletellue. Rekam jejak kepemimpinannya selama mengabdi di dunia pendidikan turut menjadikan namanya masuk dalam bursa figur yang diperbincangkan masyarakat.

Sejumlah warga juga menyoroti kiprah Abdul Asis saat memimpin SD Negeri 7 Salotungo. Berdasarkan pandangan yang berkembang di masyarakat, sekolah tersebut dinilai mengalami berbagai pengembangan program dan inovasi selama masa kepemimpinannya. Sebagian kalangan juga berpendapat bahwa berbagai upaya tersebut turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah, yang pada masanya dikenal sebagai salah satu sekolah dasar dengan jumlah peserta didik yang besar di Kabupaten Soppeng.

Sejumlah pengamat masyarakat menilai, apabila figur-figur dari kalangan pendidik tersebut benar-benar memutuskan maju, Pilkades Mattabulu berpotensi menghadirkan persaingan yang menarik. Rekam jejak, pengalaman kepemimpinan, integritas, serta gagasan pembangunan desa diperkirakan akan menjadi perhatian utama masyarakat dalam menentukan pilihan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Muhammad Arzak, Sukarno, maupun Abdul Asis terkait kesediaan mereka untuk maju sebagai bakal calon kepala desa. Nama-nama tersebut masih berkembang sebagai bagian dari aspirasi dan pembicaraan yang muncul di tengah masyarakat.

Terlepas dari siapa yang nantinya akan maju, harapan masyarakat terhadap sosok pemimpin Desa Mattabulu dinilai semakin menguat. Warga menginginkan pemimpin yang berpengalaman, memiliki integritas, mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, serta menjalankan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kemajuan.

Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, muncul pula pandangan dari sebagian masyarakat bahwa ketiga tokoh tersebut tidak harus saling berhadapan dalam kontestasi. Mereka dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas yang dapat saling melengkapi. Karena itu, berkembang pula harapan bahwa apabila tidak seluruhnya maju sebagai calon kepala desa, mereka tetap dapat membangun sinergi sesuai peran masing-masing untuk mendukung pembangunan Desa Mattabulu. Pandangan tersebut merupakan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dan bukan merupakan keputusan maupun pernyataan resmi dari ketiga tokoh dimaksud.

Apabila nantinya ketiga tokoh tersebut benar-benar mengikuti Pilkades, persaingan diperkirakan akan semakin dinamis dan menjadi perhatian masyarakat. Sebaliknya, apabila mereka memilih membangun kolaborasi di luar kontestasi politik, hal tersebut juga dinilai sejumlah kalangan dapat menjadi modal positif bagi pembangunan Desa Mattabulu di masa mendatang.

(Red) 

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates