Makassar, Kabartujuhsatu.news,– Dukungan terhadap mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), untuk maju memimpin Partai Golkar Sulsel terus mengalir menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel.
Kali ini, dukungan datang dari organisasi pendiri Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulawesi Selatan. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan jajaran pengurus, SOKSI Sulsel menegaskan sikap politiknya untuk memberikan dukungan kepada IAS sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel periode mendatang.
Ketua Depidar SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mencermati perkembangan dinamika internal partai serta berbagai masukan dari kader dan pengurus organisasi.
Menurutnya, sosok IAS memiliki pengalaman, kapasitas, dan rekam jejak yang sudah terbukti dalam membesarkan Partai Golkar di Sulawesi Selatan. Karena itu, SOKSI menilai IAS merupakan figur yang tepat untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Dukungan ini lahir dari pertimbangan organisasi. Kami melihat Pak IAS memiliki pengalaman panjang dan kemampuan kepemimpinan yang telah teruji saat memimpin Organisasi di Sulsel," ujar Andi Patarai Amir, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa keluarnya surat diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar yang memberikan penugasan kepada IAS untuk melakukan konsolidasi internal turut menjadi perhatian SOKSI. Namun demikian, dukungan yang diberikan tidak semata-mata didasarkan pada faktor tersebut.
Menurut Andi Patarai, pengalaman IAS dalam membangun soliditas kader dan memperkuat posisi Golkar di Sulsel menjadi alasan utama yang mendasari dukungan organisasi.
"Saya pernah berinteraksi langsung dan berada dalam kepengurusan organisasi bersama beliau. Pengalaman itu memberikan keyakinan bahwa ia memiliki kemampuan untuk membawa Golkar semakin kuat," katanya.
SOKSI Sulsel juga menilai tantangan politik ke depan membutuhkan pemimpin yang memahami kondisi internal partai sekaligus mampu membangun komunikasi dengan seluruh elemen kader di daerah.
Dengan pengalaman yang dimiliki IAS, organisasi tersebut optimis Golkar Sulsel dapat menghadapi berbagai agenda politik mendatang secara lebih solid dan terarah.
Musda Partai Golkar Sulsel sendiri diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai untuk beberapa tahun ke depan. Sejumlah nama mulai disebut-sebut sebagai kandidat, namun dukungan dari berbagai elemen internal terus mengerucut kepada IAS.
Dukungan SOKSI Sulsel menambah daftar kekuatan organisasi yang telah menyatakan sikap menjelang pelaksanaan Musda. Situasi ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa IAS masih memiliki basis dukungan yang signifikan di kalangan kader dan organisasi pendiri Partai Golkar.
Dengan bertambahnya dukungan tersebut, peta persaingan menuju kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel diperkirakan akan semakin menarik untuk dicermati dalam waktu dekat.
(Red)
