Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan RMS Community Soppeng. Komunitas yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial tersebut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Dusun Maniangpatu, Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Rabu (24/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada empat keluarga yang terdampak kebakaran sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap warga yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat musibah yang menghanguskan tempat tinggal mereka.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata komitmen RMS Community Soppeng untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga membutuhkan dukungan dan uluran tangan. Selain bantuan material, kehadiran komunitas tersebut juga diharapkan mampu memberikan semangat dan kekuatan moral kepada para korban agar tetap tegar menghadapi cobaan.
Penggerak RMS Community Soppeng, Elin, menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Desa Lompulle. Menurutnya, setiap musibah yang terjadi merupakan panggilan kemanusiaan bagi semua pihak untuk saling membantu dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
“Bantuan ini adalah bentuk komitmen tulus RMS Community Soppeng untuk selalu hadir dan berdiri bersama masyarakat di saat-saat sulit. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah tidak merasa sendirian,” ujarnya.
Menariknya, penyaluran bantuan tersebut tetap dilakukan meskipun Elin sedang dalam perjalanan menuju Bogor untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bersama Ketua PSI Soppeng Nurhidayat Muda atau yang akrab disapa Yayat dan Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PSI Soppeng Anto, ia memastikan bantuan tetap tersalurkan kepada para korban sesuai rencana.
Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas dan agenda organisasi tidak mengurangi komitmen sosial yang selama ini menjadi bagian dari semangat RMS Community dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Elin menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban pascakebakaran. Selain itu, dukungan tersebut diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi keluarga terdampak untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka.
“Kami berharap para korban diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban yang mereka rasakan saat ini,” katanya.
Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan trauma dan tantangan besar bagi keluarga yang terdampak. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Lebih lanjut, Elin menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dipelihara di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut merupakan warisan budaya yang telah lama menjadi kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan sosial maupun bencana.
“Musibah yang dialami warga Desa Lompulle menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya saling membantu, saling menguatkan, dan menjaga rasa persaudaraan. Dengan kebersamaan, beban yang berat akan terasa lebih ringan,” tuturnya.
RMS Community Soppeng, lanjut Elin, akan terus berupaya mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Komunitas tersebut berkomitmen untuk hadir bukan hanya dalam kegiatan pembangunan sosial, tetapi juga saat masyarakat menghadapi situasi darurat dan membutuhkan bantuan.
Kehadiran RMS Community Soppeng di tengah korban kebakaran Desa Lompulle pun mendapat apresiasi dari warga setempat. Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi awal dari bangkitnya para korban untuk kembali menjalani kehidupan mereka dengan penuh harapan.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, aksi kemanusiaan seperti ini menjadi bukti bahwa semangat kepedulian dan gotong royong masih tumbuh kuat. RMS Community Soppeng berharap langkah kecil yang dilakukan tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan.
(Red)
