Soppeng, Kabartujuhsatu.news,— Suasana Konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan yang digelar di Gedung Lapatau Watansoppeng, Sabtu (16/5/2026), mendadak jadi perhatian publik. Bukan hanya karena ramainya kader dan simpatisan yang hadir dari berbagai daerah, tetapi juga kemunculan Komunitas Warkop Camidu yang tampil mencolok dengan atribut serba kuning khas Partai Golkar.
Kehadiran komunitas tersebut langsung menarik perhatian peserta kegiatan. Sejumlah anggota tampak kompak mengenakan pakaian dan atribut bernuansa kuning lengkap dengan logo Warkop Camidu. Penampilan mereka bahkan menjadi salah satu pusat perhatian dalam agenda konsolidasi yang dihadiri tokoh-tokoh politik Golkar Sulsel tersebut.
Anggota Komunitas Warkop Camidu, Sahar, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar meramaikan acara, tetapi sebagai bentuk dukungan moril terhadap upaya Partai Golkar menjaga soliditas internal menjelang agenda politik yang semakin dinamis.
Menurut Sahar, kekompakan sebuah partai politik sangat menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Karena itu, ia menilai kegiatan konsolidasi seperti yang digelar Golkar Sulsel sangat penting untuk mempererat hubungan antar kader, tokoh masyarakat, dan generasi muda.
“Kami hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan konsolidasi ini. Kami melihat Golkar terus berupaya menjaga kekompakan dan mempererat hubungan antar kader maupun masyarakat,” ujar Sahar kepada awak media di sela kegiatan, Sabtu (16/5/2026).
Sahar mengatakan, Komunitas Warkop Camidu selama ini dikenal bukan hanya sebagai tempat berkumpul biasa, tetapi juga menjadi ruang diskusi sosial, budaya, hingga politik yang terbuka bagi semua kalangan masyarakat.
Karena itu, pihaknya merasa penting untuk ikut mendukung kegiatan yang mampu memperkuat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat Sulawesi Selatan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar komunikasi antar tokoh masyarakat, kader partai, dan generasi muda bisa semakin baik,” tambahnya.
Menariknya, Sahar yang juga dikenal sebagai Ketua LMP itu berharap hasil konsolidasi Partai Golkar Sulsel dapat melahirkan energi baru bagi partai berlambang pohon beringin tersebut agar semakin dekat dengan masyarakat melalui program-program nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat.
Ia juga menilai stabilitas politik dan kekompakan partai akan membawa dampak positif terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Soppeng dan Sulawesi Selatan secara umum.
Di sisi lain, Agus PH Rauf turut memberikan pandangannya terkait pentingnya menjaga soliditas organisasi partai di tengah perkembangan politik yang terus bergerak cepat.
Menurut Agus, konsolidasi bukan hanya agenda internal partai semata, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang sehat antara kader dan masyarakat.
“Soliditas harus terus dijaga. Konsolidasi seperti ini bukan hanya memperkuat internal partai, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak demi menciptakan situasi politik yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan konsolidasi tersebut berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Sejumlah kader dan simpatisan Golkar dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.
Selain menjadi ajang silaturahmi politik, kegiatan ini juga dinilai sebagai langkah strategis Partai Golkar Sulsel dalam memperkuat barisan menghadapi agenda politik mendatang.
Kehadiran Komunitas Warkop Camidu pun menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dukungan yang mereka tunjukkan dianggap sebagai sinyal bahwa hubungan antara masyarakat dan partai politik masih memiliki ruang komunikasi yang kuat demi kepentingan pembangunan daerah.
(Red)
