Haru Dini Hari di Soppeng! 333 Jamaah Haji Resmi Dilepas Pj Sekda, Termuda 13 Tahun, Tertua 90 Tahun

Soppeng, Kabartujuhsatu.news,— Suasana haru menyelimuti Lapangan Gasis, Gedung Lapatau, Kabupaten Soppeng, Selasa dini hari (5/5/2026). Ratusan keluarga mengantar kepergian orang tercinta yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Sebanyak 333 Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 21 Embarkasi Makassar secara resmi dilepas oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Soppeng, Drs. Andi Surahman, M.Si.

Tangis haru, doa, dan pelukan hangat menjadi pemandangan yang tak terelakkan dalam prosesi pelepasan tersebut.

Acara dimulai dengan pembacaan doa oleh Ketua Baznas Soppeng, KM Siarturi, S.Pd.I, M.Pd.I, yang memohon keselamatan dan kelancaran seluruh jamaah selama menjalankan rukun Islam kelima.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Andi Surahman menyampaikan pesan penuh makna kepada para jamaah. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat jalan. Semoga di Tanah Suci Mekkah senantiasa diberi kekuatan dan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para jamaah tetap menjaga solidaritas sebagai sesama warga Soppeng.

“Yang paling penting adalah tetap menjaga kekompakan, saling membantu, saling memperhatikan. InsyaAllah berangkat selamat, pulang pun selamat,” tambahnya.

Tak lupa, ia mendoakan agar seluruh jamaah dapat meraih predikat haji mabrur.

Dari total 333 jamaah, komposisi menunjukkan jumlah perempuan jauh lebih banyak dibanding laki-laki.

Perempuan: 237 orang

Laki-laki: 96 orang

Menariknya, jamaah tahun ini memiliki rentang usia yang sangat lebar.

Jamaah tertua: 90 tahun (Rusna Lahemma, asal Kecamatan Marioriawa).

Jamaah termuda: 13 tahun (Zakiyah Amaliah Alyas, asal Kecamatan Marioriawa).

Hal ini menunjukkan semangat beribadah yang luar biasa dari berbagai generasi di Kabupaten Soppeng.

Jika dilihat dari sebaran wilayah, Kecamatan Marioriawa menjadi penyumbang jamaah terbanyak dengan jumlah mencapai 173 orang.

Disusul oleh Donri-donri: 55 orang, Lalabata: 54 orang, Liliriaja: 32 orang, Lilirilau: 10 orang, Marioriwawo 7 orang dan Ganra 2 orang

Selain itu, terdapat pula Mutasi lokal: 12 orang,  Mutasi provinsi: 12 orang, Pendamping lansia sebanyak 28 orang dan Penggabungan mahram sebanyak 42 orang.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Ketua Baznas Soppeng, Direktur RSUD Latemmamala, serta para camat se-Kabupaten Soppeng.

Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kelancaran ibadah para jamaah.

Keberangkatan 333 jamaah ini bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga membawa harapan dan doa dari masyarakat Soppeng.

Semua berharap mereka kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa predikat haji mabrur, yang tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga sosial bagi lingkungan sekitarnya.

Di balik langkah menuju Tanah Suci, tersimpan doa-doa panjang dari kampung halaman, menjadi penguat dalam setiap langkah ibadah mereka di Mekkah.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates