Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Sebuah warkop di jantung Kota Watansoppeng tengah menjadi perbincangan hangat warga. Bukan hanya karena kopi dan suasananya, tetapi karena area parkirnya yang disebut-sebut sebagai salah satu yang “terluas” dan paling mencolok di kawasan pusat kota.
Warkop tersebut dikenal dengan nama Warkop Camidu, yang berlokasi di Jalan Kesatria, tepat di pusat Kota Watansoppeng, Bumi Latemmamala yang juga dijuluki “Kota Kalong”.
Lokasinya yang sangat strategis membuat warkop ini mudah ditemukan. Berada tidak jauh dari sejumlah ikon kota seperti Gedung Lapatau, Lapangan Gasis, dan Masjid Agung Darussalam, Warkop Camidu kini menjadi salah satu titik kumpul baru masyarakat dari berbagai kalangan.
Hal yang paling mencuri perhatian adalah area parkirnya yang sangat luas. Warga bahkan menyebutnya sebagai “warkop dengan lautan parkir”, karena berada tepat di sisi barat Lapangan Gasis.
Kondisi ini membuat pengunjung tak perlu khawatir kesulitan mencari tempat parkir, bahkan saat jam ramai sekalipun.
“Kalau sore sampai malam itu ramai sekali. Parkirnya luas, jadi orang nyaman datang,” ujar salah satu pengunjung.
Warkop Camidu kini tidak hanya menjadi tempat minum kopi, tetapi juga berubah menjadi ruang sosial baru bagi masyarakat Soppeng. Suasana yang sejuk, terbuka, dan santai menjadikannya tempat favorit untuk berbagai aktivitas.
Mulai dari Nongkrong santai sore hari,
Diskusi komunitas, Pertemuan warga,
hingga sekadar melepas penat setelah bekerja.
Bahkan, tidak hanya kalangan laki-laki, tetapi kaum perempuan juga mulai banyak terlihat menjadikan warkop ini sebagai tempat bersantai bersama teman atau keluarga.
Keunggulan lain Warkop Camidu adalah posisinya yang memungkinkan pengunjung menikmati aktivitas sekitar Anjungan Imangkawani. Suasana kota yang hidup, ditambah lalu lalang warga, menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung.
Banyak yang menyebut tempat ini cocok untuk “ngopi sambil lihat kehidupan kota berjalan”.
Owner Warkop Camidu, Ancy Maratamg, mengatakan bahwa dirinya tidak hanya ingin menghadirkan tempat usaha, tetapi juga ruang publik yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat.
Ia berharap warkop ini bisa terus berkembang dan menjadi salah satu ikon baru tempat nongkrong di Watansoppeng.
“Kami ingin tempat ini bukan sekadar warkop, tapi ruang berkumpul semua kalangan. Tempat orang bisa diskusi, santai, dan merasa nyaman,” ungkapnya.
Salah satu pengunjung, Mahmud Cambang, mengaku sangat mengapresiasi keberadaan Warkop Camidu.
Menurutnya, lokasi yang strategis dan area yang luas menjadi nilai lebih yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Tempatnya enak, luas, dan parkirnya juga tidak susah. Cocok untuk kumpul sama teman,” ujarnya.
Dengan ramainya pengunjung setiap hari, Warkop Camidu kini perlahan menjelma menjadi salah satu destinasi nongkrong baru di Soppeng.
Banyak warga menilai tempat ini berpotensi menjadi ikon baru gaya hidup santai masyarakat kota.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa warkop bukan lagi sekadar tempat minum kopi, tetapi sudah menjadi pusat interaksi sosial masyarakat.
(Red) .


