Makassar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan melalui program Multi Years Project (MYP) tahun 2026. Kamis (9/4/2026).
Program strategis ini difokuskan untuk menjaga kemantapan jalan provinsi sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Salah satu progres signifikan kini mulai terlihat pada pelaksanaan MYP Paket 4, khususnya pada pekerjaan betonisasi bahu jalan di sejumlah ruas prioritas.
Proyek ini menyasar wilayah Kabupaten Soppeng dan Wajo yang selama ini menjadi jalur penting mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menjelaskan bahwa betonisasi bahu jalan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya tahan dan kapasitas jalan, terutama pada ruas dengan intensitas lalu lintas yang tinggi.
“Pekerjaan ini tidak hanya memperkuat struktur jalan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan terhadap kerusakan akibat beban kendaraan dan faktor lingkungan,” ujarnya.
Pada ruas Batas Soppeng–Ulugalung, pekerjaan betonisasi bahu jalan telah dilaksanakan di titik STA 0+275.
Ruas ini memiliki panjang penanganan preservasi mencapai 12,16 kilometer. Dengan selesainya betonisasi di beberapa titik, kondisi jalan kini terlihat lebih rapi, kuat, dan mampu menopang badan jalan secara optimal.
Sementara itu, peningkatan serupa juga dilakukan pada ruas Impa-Impa–Anabanua, tepatnya di STA 16+150 sisi kiri.
Bahu jalan yang sebelumnya masih berupa tanah dan kerikil kini telah dibeton, sehingga lebih tahan terhadap erosi serta mampu mendukung sistem drainase di sepanjang ruas jalan tersebut. Total panjang penanganan pada ruas ini mencapai 16,90 kilometer.
Program betonisasi bahu jalan ini menjadi bagian penting dari MYP Paket 4 yang dirancang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan.
Pemerintah menargetkan seluruh ruas prioritas dapat memiliki standar konstruksi yang lebih baik guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas fisik jalan, proyek ini juga berperan dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Bahu jalan yang kuat dan stabil dapat dimanfaatkan sebagai ruang darurat bagi kendaraan, sekaligus membantu menjaga kestabilan struktur jalan utama.
Program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam menghadirkan infrastruktur yang andal dan berdaya saing.
Dengan adanya peningkatan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin kuat, sehingga mempermudah akses masyarakat dalam beraktivitas.
Tak hanya itu, kelancaran distribusi barang dan hasil pertanian juga diproyeksikan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, Pemprov Sulsel akan terus melanjutkan program serupa di berbagai wilayah lain sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Red)










