Illustrasi
Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Warga Dusun Kawarang, Desa Patampanua, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng mendadak digegerkan oleh penemuan seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Korban diketahui berinisial B (65), seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari tinggal bersama cucunya. Suasana haru dan kepanikan langsung menyelimuti lingkungan sekitar saat kabar duka tersebut menyebar dengan cepat di kalangan warga.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh anggota keluarga korban yang merasa curiga karena korban tidak memberikan respons seperti biasanya.
Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kediamannya. Keluarga pun segera meminta bantuan warga sekitar untuk memastikan kondisi tersebut.
Tak lama berselang, laporan diteruskan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Marioriawa bersama piket fungsi Polres Soppeng dan tim Inafis Sat Reskrim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Di lokasi, petugas segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, hingga pemeriksaan awal terhadap jasad korban yang turut didampingi oleh tenaga medis setempat.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Hal ini mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat faktor alami atau kondisi kesehatan.
Pihak keluarga korban pun menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka secara resmi menolak dilakukannya autopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan tertulis kepada pihak berwenang.
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas peristiwa tersebut.
“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya terhadap anggota keluarga dan lingkungan sekitar yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurutnya, komunikasi, perhatian, dan dukungan dari keluarga serta masyarakat sangat berperan penting dalam menjaga kondisi kesehatan, baik fisik maupun mental, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.
Ia juga menekankan bahwa peran lingkungan sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan saling mendukung agar kejadian serupa dapat diminimalisir.
Seluruh rangkaian penanganan di lokasi kejadian berlangsung dengan aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan berarti.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya perhatian terhadap orang-orang terdekat, khususnya mereka yang sudah lanjut usia.
(Red)


.png)







