Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Panggung BRISIK (BRI Bermusik) di Watansoppeng, Sabtu malam (5/9/2026), berubah menjadi panggung ekspresi generasi muda. Kelompok ekstrakurikuler musik MAN 1 Soppeng, GITA MANESA MUSIK, tampil energik dan sukses menghibur pengunjung.
Ajang yang digelar rutin setiap Sabtu malam oleh BRI Cabang Watansoppeng itu memang menjadi ruang bagi musisi, seniman, dan talenta lokal untuk menunjukkan kreativitas.
Kali ini, giliran siswa-siswi MAN 1 Soppeng mengambil alih panggung. Dengan penuh percaya diri, GITA MANESA MUSIK membawakan sejumlah penampilan yang mendapat sambutan positif dari penonton.
Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik dan keagamaan. Minat dan bakat siswa di bidang seni juga mendapat perhatian dan ruang untuk berkembang.
Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., yang hadir langsung menyaksikan penampilan anak didiknya, mengapresiasi langkah BRI yang menyediakan panggung kreativitas bagi generasi muda.
Menurutnya, ruang seperti BRISIK penting untuk membangun keberanian, karakter, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama para siswa.
“Madrasah harus memberi ruang seluas-luasnya bagi siswa. Ada yang menonjol di bidang akademik, riset, keagamaan, olahraga, hingga seni. Semua potensi ini wajib kita fasilitasi dan arahkan ke hal yang positif,” ujar Musmuliadi.
Tak berhenti sebagai penonton, Musmuliadi kemudian ikut naik ke atas panggung.
Kepala madrasah tersebut menyumbangkan suara dengan membawakan lagu dangdut legendaris karya Rhoma Irama, “Boleh Saja”. Aksi spontan itu sontak mengundang sorakan dan antusiasme penonton.
Bagi Musmuliadi, bermusik bukan sekadar persoalan hiburan. Seni juga dapat menjadi sarana menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai positif kepada masyarakat.
“Bermusik itu boleh saja, asal membawa manfaat, tidak melupakan kewajiban, dan tetap di dalam koridor nilai yang baik. Seni justru bisa jadi media dakwah dan pesan kemanusiaan yang lebih santai dan mudah diterima masyarakat,” katanya.
Musmuliadi yang dikenal memiliki hobi bermusik dan berolahraga itu kemudian menikmati momen keakraban bersama para siswa di atas panggung.
Kehadiran kepala madrasah bersama anak didiknya membuat suasana BRISIK malam itu semakin cair. Panggung yang awalnya menjadi ruang pertunjukan berubah menjadi ruang kebersamaan antara pendidik dan siswa.
Di penghujung kegiatan, Musmuliadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta jajaran BRI Cabang Watansoppeng atas dukungan terhadap kreativitas generasi muda.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak ruang positif dan suportif bagi anak muda Soppeng untuk berkarya, berekspresi, dan mengembangkan potensi mereka.
(Red)
