Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Seragam dan kewenangan bukan satu-satunya modal seorang polisi dalam menjalankan tugas. Ada hal yang jauh lebih mendasar, yakni akhlak, kejujuran dan tanggung jawab.
Pesan itu mengemuka dalam tausiah Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. saat hadir di Mapolres Soppeng, Kamis (10/9/2026).
Das’ad Latif memberikan tausiah dalam kegiatan pembinaan rohani yang dirangkaikan dengan doa bersama di Lapangan Apel Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Soppeng bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tamu undangan dan masyarakat.
Mengusung tema “Merajut Keakraban dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Melalui Polri Presisi, Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” kegiatan itu menjadi ruang refleksi bagi personel di tengah tuntutan tugas kepolisian.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan profesionalisme seorang anggota Polri harus dibarengi dengan karakter dan integritas.
“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang bagaimana kita menjalankan tugas sesuai aturan, tetapi juga bagaimana kita menjaga sikap, ucapan dan perilaku ketika berhadapan dengan masyarakat,” ujar Hari.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi pegangan bagi anggota Polri dalam menjalankan amanah.
Kejujuran, kesabaran, tanggung jawab dan sikap menghargai sesama, kata dia, merupakan nilai yang harus tercermin dalam keseharian personel.
Hari juga mengingatkan agar pesan keagamaan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut tidak berhenti di lingkungan Mapolres.
“Semoga apa yang kita dapatkan hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas,” katanya.
Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat menjadi salah satu hal yang harus terus dijaga oleh institusi kepolisian.
“Kita ingin setiap personel hadir dengan sikap yang humanis, profesional dan berintegritas, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus kita jaga,” tegasnya.
Dalam tausiahnya, Das’ad Latif menyampaikan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Akhlak yang baik, kejujuran dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjalankan setiap amanah.
Bagi anggota kepolisian, pesan tersebut memiliki makna tersendiri. Sebab, setiap kewenangan yang dimiliki anggota Polri pada akhirnya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Kapolres Soppeng juga menyerahkan cinderamata kepada Das’ad Latif sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan tausiah yang diberikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Farid, S.Sos., Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos., Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng, unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Soppeng, personel, tokoh agama, tamu undangan serta masyarakat.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.40 Wita dalam suasana tertib dan kondusif.
Pesan yang tersisa dari kegiatan tersebut menjadi penting bagi setiap anggota yang mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat: profesional dalam bertindak, tegas dalam menjalankan tugas, namun tetap berpegang pada akhlak dan amanah.
(Red)