Pangdam Hasanuddin di Soppeng, Babinsa Diminta Jadi Prajurit yang Dekat dan Bermanfaat bagi Rakyat

Pangdam Hasanuddin di Soppeng, Babinsa Diminta Jadi Prajurit yang Dekat dan Bermanfaat bagi Rakyat


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menekankan pentingnya kehadiran prajurit di tengah masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke Makodim 1423/Soppeng, Rabu (19/8/2026).

Dalam pengarahan kepada sekitar 200 personel TNI, PNS dan anggota Persit, Pangdam secara khusus meminta para Babinsa memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan.

Menurut Bangun Nawoko, Babinsa merupakan ujung tombak TNI AD yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, prajurit harus mampu tampil ramah, sederhana, komunikatif, murah senyum dan memiliki kepedulian terhadap persoalan warga.

Pangdam meminta Babinsa tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu membaca kebutuhan masyarakat dan meneruskannya kepada pihak yang berwenang.

“Kebutuhan masyarakat harus bisa diidentifikasi dan dikoordinasikan, baik terkait pembangunan jembatan, sumur bor, ketahanan pangan, Posyandu maupun program sosial lainnya,” tegasnya.

Selain membangun kedekatan dengan masyarakat, Pangdam juga mendorong prajurit ikut membina generasi muda. Anak-anak muda yang memiliki keinginan menjadi anggota TNI diharapkan mendapatkan wawasan dan motivasi yang benar.

Ia pun menegaskan proses penerimaan prajurit harus berlangsung bersih. Seluruh personel diminta menjauhi praktik percaloan dan segala bentuk mafia dalam rekrutmen TNI.

Tak hanya soal tugas kedinasan, Pangdam mengingatkan prajurit agar menjaga kehormatan institusi melalui perilaku sehari-hari. Personel diminta menghindari minuman keras, perselingkuhan serta tindakan lain yang berpotensi merusak citra TNI.

Dalam menghadapi dinamika keamanan, Pangdam meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap perkembangan situasi di wilayah.

Prajurit harus berani mengambil langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk ancaman separatisme dan tindakan yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bangun Nawoko juga menaruh perhatian terhadap kehidupan keluarga prajurit. Ia meminta personel dan Persit menjaga keharmonisan rumah tangga melalui komunikasi yang baik, saling menghargai serta menciptakan suasana keluarga yang nyaman.

Kunjungan Pangdam ke Soppeng turut dihadiri Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Ketua DPRD Soppeng H.A. Muh. Farid, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Kajari Soppeng Sulta D. Sitohang dan Ketua Pengadilan Negeri Soppeng Nur Kautsar Hasan.

Kehadiran unsur Forkopimda tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi lintas institusi di Kabupaten Soppeng. Hal serupa juga menjadi sorotan dalam pemberitaan kunjungan tersebut, dengan penekanan pada pentingnya soliditas TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Di penghujung arahannya, Pangdam mengingatkan prajurit agar senantiasa menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi organisasi, keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, pengabdian harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan diniatkan sebagai bagian dari ibadah.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates