Bupati Lutim Minta Jajaran Tak Tunggu Bencana, Perkuat Kerja Preventif dan Responsif

Bupati Lutim Minta Jajaran Tak Tunggu Bencana, Perkuat Kerja Preventif dan Responsif


Luwu Timur, Kabartujuhsatu.news, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam meminta seluruh jajaran terkait memperkuat pola kerja preventif dan responsif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menghadapi potensi bencana.

Hal tersebut disampaikan Irwan saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas dan Kebencanaan di Lapangan Pendidikan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (19/8/2026).

Dalam amanatnya, Irwan menegaskan bahwa penanganan persoalan tidak boleh dilakukan setelah masalah terjadi. Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi bagian utama dari pola kerja seluruh unsur terkait.

“Saya meminta seluruh jajaran untuk tidak menunggu masalah datang baru bergerak. Bangun pola kerja yang preventif dan responsif,” tegas Irwan.

Apel siaga tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Kepolisian, BPBD, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Tagana Dinas Sosial, PSC 119, Satpol PP, Fire Rescue PT Vale Indonesia Tbk, Komcad, hingga perangkat desa se-Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan itu digelar untuk memastikan kesiapan lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menghadapi potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Irwan menekankan pentingnya komunikasi dan mitigasi sejak dini. Potensi konflik, kata dia, harus segera dikomunikasikan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Begitu pula dengan ancaman bencana yang perlu diantisipasi melalui langkah mitigasi.

“Potensi konflik harus dikomunikasikan sebelum membesar. Potensi bencana harus dimitigasi sebelum terjadi. Dan ketika bencana atau gangguan keamanan benar-benar terjadi, kita harus bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Selain kesiapan personel dan peralatan, Bupati juga meminta jajaran terkait memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Menurut Irwan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana. Karena itu, informasi mengenai langkah pencegahan maupun tindakan yang harus dilakukan dalam situasi darurat perlu disampaikan secara berkelanjutan.

“Masyarakat perlu mengetahui apa yang harus dilakukan ketika bencana sudah terjadi. Edukasi harus terus dilakukan,” lanjutnya.

Usai memimpin apel, Irwan mengecek kesiapan personel dari masing-masing unsur. Ia juga meninjau sejumlah peralatan dan kendaraan operasional yang dipersiapkan untuk penanganan kondisi darurat.

Pengecekan tersebut dilakukan guna memastikan personel, sarana, dan prasarana dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, Irwan didampingi Wakil Bupati Luwu Timur Hj. Puspawati Husler, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf. Windra Sukma, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Melalui apel siaga tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor. Kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam memperkuat pencegahan sekaligus memastikan penanganan gangguan keamanan maupun bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates