Sidrap, Kabartujuhsatu.news,– Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi lautan guru. Ribuan pendidik dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan memadati Stadion Ganggawa Pangkajene dan kawasan sekitarnya pada pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, Rabu (1/7/2026).
Perhelatan akbar yang dipusatkan di Bumi Nene Mallomo itu diperkirakan diikuti sekitar 72 ribu guru dan tenaga kependidikan. Kehadiran puluhan ribu anggota PGRI tersebut menjadikan Sidrap sebagai pusat aktivitas pendidikan terbesar di Sulawesi Selatan selama pelaksanaan Porsenijar yang berlangsung hingga 6 Juli 2026.
Sejak beberapa hari sebelum pembukaan, suasana Sidrap sudah berubah drastis. Hotel, wisma, dan penginapan dipenuhi tamu dari berbagai daerah. Bahkan sejumlah sekolah dan rumah warga di Kota Pangkajene ikut dimanfaatkan sebagai tempat menginap peserta karena tingginya jumlah guru yang datang menghadiri agenda tahunan PGRI Sulawesi Selatan tersebut.
Lautan seragam dari berbagai warna khas kabupaten dan kota memenuhi Stadion Ganggawa. Antusiasme peserta juga meluber hingga kawasan Monumen Ganggawa dan pelataran Masjid Agung Pangkajene, menciptakan pemandangan yang jarang terjadi dalam sebuah kegiatan organisasi profesi guru.
Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 berlangsung meriah dan secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosyidi.
Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Staf Khusus Menteri Agama Bunyamin Yafid, Ketua PGRI Sulawesi Selatan Haris Hasnawi, unsur Forkopimda, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, pengurus PGRI kabupaten/kota, serta ribuan guru dari seluruh penjuru provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Sidenreng Rappang dipercaya menjadi tuan rumah Porsenijar PGRI tingkat provinsi.
Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat Sidrap siap memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta selama berada di Bumi Nene Mallomo.
"Terima kasih telah mempercayakan Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai tuan rumah Porsenijar PGRI 2026. Insya Allah selama Anda berada di sini, warga Sidrap akan melayani dengan keramahan tulus kami. Orang Sidrap siap menyiapkan beras dan telur terbaik untuk menyambut saudara sekalian," ujar Syaharuddin yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.
Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi mengaku terharu menyaksikan besarnya antusiasme guru serta kekompakan antara pemerintah daerah dengan organisasi PGRI di Sulawesi Selatan.
"Hati saya bergetar hebat pagi ini melihat persatuan antara gubernur, wakil gubernur, para kepala daerah, Forkopimda, pengurus, dan seluruh guru anggota PGRI," katanya.
Menurut Unifah, kekompakan tersebut menjadi modal besar dalam membangun pendidikan Indonesia melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi profesi guru.
Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan Porsenijar tahun ini.
"Terima kasih khusus kepada Kabupaten Sidrap selaku tuan rumah. Porsenijar Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 ini benar-benar keren," ungkapnya.
Di hadapan puluhan ribu guru, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran.
"Kami tahu kondisi saat ini ada efisiensi, namun saya bersama para bupati dan wali kota tetap berjuang keras demi kesejahteraan guru-guru kita," tegasnya.
Andi Sudirman juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak lepas dari jasa guru yang telah mendidik mereka sejak kecil.
"Saya tidak mungkin mencapai posisi ini tanpa dididik dan dibimbing oleh guru. Guru terbaik adalah yang selalu diingat dan mampu mencetak generasi sukses pada masa depan," ujarnya.
Suasana pembukaan semakin semarak ketika Gubernur mengumumkan hadiah tambahan bagi para peserta Porsenijar PGRI Sulsel 2026. Hadiah tersebut berupa 20 unit sepeda, 10 unit tablet, tiga unit motor listrik, serta dua paket ibadah umrah. Selain itu, lima unit sepeda juga dibagikan kepada peserta upacara pembukaan sebagai bentuk apresiasi.
Tidak hanya itu, PB PGRI juga menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan atas komitmen mereka dalam mendukung peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, serta perlindungan guru di daerah masing-masing.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan parade defile 24 kontingen PGRI dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Masing-masing kontingen menampilkan identitas daerah dengan penuh semangat, disambut riuh tepuk tangan ribuan peserta yang memadati Stadion Ganggawa.
Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 bukan sekadar ajang olahraga dan seni antarguru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas organisasi, sekaligus menunjukkan bahwa PGRI tetap menjadi rumah besar bagi para pendidik dalam membangun sumber daya manusia Sulawesi Selatan yang unggul menuju Indonesia Emas.
(Red)
