Kapolda Sultra Minta Ditpolairud Tingkatkan Patroli Perairan dan Berantas Bom Ikan

Kapolda Sultra Minta Ditpolairud Tingkatkan Patroli Perairan dan Berantas Bom Ikan


Kendari, Kabartujuhsatu.news,– Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji meminta jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra meningkatkan patroli di wilayah perairan guna mencegah berbagai tindak pidana, terutama praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak yang merusak ekosistem laut.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Apel Pimpinan dan memberikan arahan kepada personel Ditpolairud di Mako Ditpolairud Polda Sultra, Jumat (10/7/2026). Kegiatan itu dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, Irwasda Polda Sultra, para pejabat utama, serta seluruh personel Ditpolairud.

Menurut Himawan, wilayah perairan Sulawesi Tenggara yang luas menjadi tantangan tersendiri bagi personel Polairud. Karena itu, patroli harus terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan sekaligus menekan berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.

"Saya meminta agar patroli perairan terus ditingkatkan, khususnya dalam mencegah dan menindak praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya yang merusak ekosistem laut," tegasnya.

Selain penegakan hukum, Kapolda juga meminta jajaran Ditpolairud memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat pesisir. Menurutnya, kehadiran Polairud harus mampu memberikan rasa aman melalui pelayanan yang humanis dan langkah-langkah pencegahan.

Ia menilai berbagai program pembinaan masyarakat, seperti Binmas Perairan, Sambang Nusa, perpustakaan terapung, poliklinik terapung, hingga dukungan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR), perlu terus dioptimalkan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat pesisir.

Dalam arahannya, Himawan juga mengingatkan para Kasubdit, Komandan Kapal, dan pejabat fungsi agar meningkatkan pembinaan serta pengawasan terhadap personel. Seorang pemimpin, katanya, harus memahami kondisi anggotanya dan mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi.

Kapolda turut memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel Ditpolairud, di antaranya meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), meningkatkan kemampuan teknis dan penguasaan peralatan operasional, merespons cepat setiap laporan masyarakat, serta memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan wilayah perairan Sulawesi Tenggara.

Pada kesempatan itu, Kapolda menyerahkan 552 kelengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) kepada personel Ditpolairud. Bantuan tersebut terdiri atas 184 topi rimba, 184 kaos cokelat, dan 184 kaos biru Polairud.

"Semoga perlengkapan ini dapat digunakan dengan baik serta menjadi pengingat bahwa rekan-rekan adalah bagian penting dari keluarga besar Polda Sulawesi Tenggara," ujar Himawan.

Usai apel, Kapolda bersama Wakapolda, Irwasda, dan para pejabat utama Polda Sultra melakukan pengecekan kapal, alat utama, dan peralatan khusus milik Ditpolairud. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi siap digunakan guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan secara optimal.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates