Makassar, Kabartujuhsatu.news, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), langsung mematok target percepatan konsolidasi organisasi usai terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel. Salah satu fokus utamanya adalah menuntaskan seluruh Musda DPD II Partai Golkar di 24 kabupaten/kota paling lambat November 2026.
IAS mengatakan, pembentukan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel akan menjadi langkah awal sebelum bergerak melakukan konsolidasi ke daerah. Tim formatur diberi waktu selama 30 hari untuk menyusun komposisi kepengurusan, yang selanjutnya akan dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Setelah pelantikan, DPD I Golkar Sulsel akan segera mengawal pelaksanaan Musda DPD II di seluruh kabupaten dan kota sebagai bagian dari penguatan mesin partai menjelang agenda politik berikutnya.
"Insyaallah pelaksanaan Musda di seluruh kabupaten dan kota akan selesai paling lambat November 2026," ujar IAS. Senin (20/7/2026).
Menurut mantan Wali Kota Makassar dua periode itu, percepatan konsolidasi merupakan komitmen bersama dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar agar struktur organisasi dapat segera bekerja secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah.
Setelah Musda DPD II selesai, konsolidasi akan berlanjut dengan pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan yang ditargetkan rampung pada Maret 2027. Tahapan berikutnya diteruskan hingga pembentukan struktur di tingkat kelurahan dan desa.
IAS menilai penyelesaian seluruh struktur organisasi sejak dini akan membuat Partai Golkar lebih fokus menjalankan program-program politik serta menghadapi Pemilu tanpa dibayangi dinamika internal.
"Harapan kita, memasuki tahun 2027 tidak ada lagi agenda konsolidasi. Seluruh struktur partai sudah terbentuk sehingga bisa fokus bekerja untuk masyarakat dan menghadapi agenda politik ke depan," katanya.
Menghadapi Musda DPD II nanti, IAS juga mengimbau seluruh kader Golkar di daerah mengedepankan semangat musyawarah dan kekeluargaan dalam menentukan pemimpin partai.
Ia berharap setiap daerah mampu melahirkan figur terbaik yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga mampu menjaga soliditas organisasi.
"Kalau ada perbedaan pandangan, mari kita selesaikan melalui musyawarah demi kepentingan Partai Golkar. Yang terpenting adalah kebersamaan dan kekompakan seluruh kader," tegasnya.
IAS optimistis, melalui konsolidasi yang cepat dan solid, Partai Golkar Sulawesi Selatan mampu meningkatkan kekuatan organisasi sekaligus mengembalikan kejayaan partai pada kontestasi politik mendatang.
(Red)

